Jakarta –The Businessnews. Bank Indonesia resmi menurunkan suku bunga acuan dari 7,5 persen menjadi 7,25 persen. Keputusan itu diambil setelah rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia berlangsung dari tanggal 13-14 Januari 2016.
Keputusan disambut baik oleh pelaku pasar modal. kepala Ekonom dan Direktur Hubungan Investor Bahana TCW, Budi Hikmat menyatakan bahwa penurunan suku bunga bank Indonesia akan berdampak pada penurunan imbal hasil atau yield surat utang.” BI Rate turun memungkinkan penurunan yield obligasi.,” ujar dia di Jakarta, Kamis,14 Januari 2016
Dengan penurunan yield dan penguataan daya beli melalui percepatan belanja pemerintah mendorong masyarakat berinvestasi dipasar modal. Dengan kondisi demikian, pihaknya kelolaan pada tahun 2016 sebesar Rp 34 Triliun atau naik 13 persen dari dana kelaloan tahun 2015. Bahana TCW menempati peringkat kedua terbesar dalam industri berdasarkan nilai dana kelolaan
“Dari stabilitas kepertumbuhan Diharapakan terjadi tahun ini yang pada akhirnya cenderung lebih bersahabat untuk investasi saham,” ungkap . Saat ini pangsa pasar Bahana TCW dalam reksa dan sebesar 8,5 persen per Desember 2015. (Susi/Mega)