Jakarta, TopBusiness – Tentunya kinerja manajemen baru di bawah komando direktur yang baru membuahkan hasil sebab berkinerja apik, karena mampu menerapkan Stándar Operasional (SOP).
Perusahaan seluruh pemegang sahamnya dikuasai 100 persen milik Pemerintahan Kabupaten Gorontalo Utara ini, sebelum tahun 2017 mengalami defisit sebesar Rp 2,7 miliar.
Setelah Direktur Utama berganti mengelolanya, dengan Famli Mayango, maka setelah 4 tahun melakukan pembenahan perusahaan air terkhusus di pemipaan.
Selain kinerja apik muncul sebab pembenahan manajemen dengan melakukan inovasi pembangunan IT melalui Digitalisasi Solution sehingga memberikan sentuhan pelayanan yang semakin efisien, efektif dan memberikan kepercayaan kepada seluruh konsumen.
Akhirnya perusahaan daerah ini sudah semakain memberikan perbaikan dalam pelayanan kepada seluruh masyarakat Gorontalo Utara akan ketersedian air bersih siap konsumsi minum.
Hingga tahun 2022, ini kondisi keuangan perusahaan daerah semakin membaik, dimana defisitnya tinggal Rp 700 juta dari penyelesaian beban utang manajemen yang lalu.
Ditegaskan Direktur Utama Famli mayango kepada dewan juri TOP BUMD 2022 yang diselenggarakan majalah Top Business, kinerja kami sekarang ini sudah menunjukan perubahan yang sangat signifikan.
“Kami telah melakukan kinerja keuangan yang sudah terbukti karena bisa mengurangi beban utang manajemen yang lalu dari Rp 2,7 miliar, sampai tahun 2022 ini beban utang tinggal Rp 700 juta, itu salah satu prestasi kinerja yang kami lakukan. Lantas dalam rentang waktu 4 tahun ini kami telah memberikan kesejahteraan bagi seluruh karyawan, walaupun kami belum memberikan kenaikan gaji, dan kesejahteraan karyawan tersebut dalam bentuk non kenaikan gaji”, tegas Famli.
“Dan dengan kinerja semakin baik, tentunya harapan kami dan berdasarkan perhitungan diatas kertas, tentunya di akhir tahun 2022 ini sisa beban utang manajemen yang lalu akan bisa terlunasi seluruhnya, bahkan bisa melewati dari hasil usaha untuk akhir tahun 2022. Tentunya harapan kami setelah beban utang telah selesai perusahaan daerah ini juga akan bisa memberikan masukan profit, laba usahanya kepada pemegang saham Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara”, jelas Famli.
Sukses Story, Famli ini juga mendapatkan respon positif dari pemegang saham dalam hal ini Bupati Gorontalo Utara. Karena sebelumnya manajemen lama sangatlah buruk sekali, kemana-kemana Bupati selalu mendapatkan sorotan tajam dari seluruh masyarakat karena sebagai perusahaan air pemipaan ini tidak bsa memberikan layanan terbaiknya kepada seluruh masyarakat.
Pernah suatu saat Bupati dipertanyakan oleh pihak Pelabuhan terbesar di Gorontalo Utara agar segera mengalirkan air siap minum bagi kegiatan pelabuhan yang telah lama menunggu kucuran air dari PUDAM Tirta Gerbang Emas.
Inovasi yang dilakukan manajemen baru di bawah komando Famli adalah membangun “Smart Billing”.
Dengan inovasi ini kinerja manajemen semakin membaik, transparansi, efektivitas dan peningkatan kinerja juga semakin kinclong.
Saat ini jumlah pelanggan yang sudah terlayani sebanyak 9.247 Sambungan Rumah (SR), dengan tingkat kehilangan airnya sangat tinggi sekali (NRW) , diangka 65%. Dengan capaian penghasilan tahun 2020 sebesar Rp 2.615.291.000 dan capaian penhasilan tahun 2021 sebesar Rp 2.364.622.726, dengan nilai kinerja INDEX tahun 2020 sebesar 2,02.
Harapan Famli, tentunya perusahaan daerah ini akan semakin membaik kinerjanya, dapat memberikan kontribusi besar dalam memberikan layanan terbaik akan ketersedian air bersih bagi seluruh Kabupaten Gorontalo Utara ini. Karena wilayah layanan sangat besar, tentunya kepercayaan Bupati semakin membaik dalam memberikan penyertaan modalnya (PMN) agar bisa membangun jaringan pemipaan hingga daerah terluar yang berbatasan langsung dengan Kabupaten tetangga.
Foto: Kronologi.id
