Jakarta, TopBusiness – PT BPR BKK Kebumen terpilih menjadi salah satu finalis di ajang “Top BUMD Award 2022” yang diselenggarakan Majalah Top Business. Pada sesi penjurian yang berlangsung secara virtual pada Selasa (1/3/2022). Direktur Utama BPR BKK Kebumen Sutrisno,S.E. memaparkan sejumlah strategi bisnis dan capaian kinerja bank selama tahun 2020-2021.
Kepada Tim Dewan Juri TOP BUMD, Sutrisno mengatakan sebagai retail banking, BPR BKK Kebumen sepanjang periode 2020-2021 dihadapkan pada tantangan berat akibat dampak ekonomi yang disebabkan pandemi covid-19.
Meski begitu Sutrisno menyatakan bahwa Bank tetap survive dan mampu menjaga stabilitas kinerja. Berdasarkan hasil laporan pemeriksaan umum oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Jateng & DIY Tahun 2021 PT BPR BKK Kebumen (Perseroda) perkembangan usaha mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya dari Rp 468.942.456 menjadi 519.587.224.
Rasio keuangan cencerung membaik selama 2 (dua) posisi pemeriksaan tercermin dengan menururnnya ratio Non Performance Loan (NPL) dan Rasio Kualitas Aset Produktif (KAP) masing – masing sebesar 0,51 % dan 0,82 % menjadi 6,61 % dan 4,2 %.
“Selain itu kami juga mengalami perkembangan aset PT BPR BKK Kebumen pada 2021 juga meningkat dari Rp 499 miliar menjadi Rp 541miliar. Dana masyarakat juga naik dari Rp 435 milar menjadi Rp 468 miliar pada 2021,” kata Sutrisno.
Berdasarkan pernyataan tersebut di atas Tingkat Kesehatan Bank Tahun 2021 PT BPR BKK Kebumen (Perseroda) termasuk dalam Kategori SEHAT.
Sementara itu, Penyaluran kredit juga naik dari Rp 357 miliar pada 2020 menjadi Rp 372 miliar pada 2021. Yang menggembirakan, dari total kredit tersebut mayoritas disalurkan kepada sektor pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kebumen.
“Para pelaku UMKM, seperti pedagang pasar tradisional dan PKL menjadi nasabah andalan kami. Kami saat ini benar-benar menjadi perusahaan perbankan yang mandiri dan dituntut terus berninovasi memberika pelayanan kepada pedagang pasar dan PKL,”ujar Sutrisno.
Menurut Sutrisno peningkatan penyaluran kredit terjadi berkat inisiatif Bank yang telah meluncurkan Produk Kredit KOMPAK yaitu kredit tanpa potongan administrasi dan provisi bagi para pedagang pasar di wilayah kabupaten kebumen sebagai upaya pemberantasan renternir
“Kami juga mluncurkan Produk Kredit KMB yaitu Kredit bagi para pelaku UMKM dengan sukubunga 0,75 % dan Kredit Pamsimas sebagai upaya Pengentasan kemiskinan di Wilayah Kabupaten Kebumen,” papar dia.
Ia menuturkan sebagai Bank BUMD milik daerah, pihaknya juga telah menyetorkan deviden kepada pemegang saham Pemerintah Provinsi Jateng sebesar 51 persen dan Pemkab Kebumen (49 persen) secara rutin untuk pembangunan daerah. Tercatat setoran deviden pada 2019 sebesar Rp 6,2 miliar, dengan rincian setoran ke Pemprov Rp 3.201.000000,dan setoran ke Pemkab Rp 3.075.000.000.
Pada 2020 setoran deviden sebesar Rp 7.431.000.000, dengan rincian setoran kepada Pemprov Rp 3.700,000.000 dan kepada Pemkab Rp 3.731.000.000. Pada 2021 setoran deviden Rp 7.216.000.000. Setoran deviden ke Pemprov Rp 3,561.000.000, dan ke Pemkab Rp 3.655.000.
“Saya telah melakukan berbagai inovasi serta inisiatif terutama strategi layanan dan harga, dan membawa perusahaan dalam kondisi umum pada tingkat kesehatan predikat sehat, setiap periodenya mengalami peningkatan nilai dan kualitas aset, dan dapat memberikan deviden kepada pemegang saham sesuai dengan target yang diberikan kepada pengurus/manajemen. Dalam hal penjualan mampu bersaing dengan kompetitor dengan strategi harga dan kepuasan pelayanan kepada pelanggan,” terang dia.
Sutrisno menambahkan sebagai upaya Pembangunan infrastruktur daerah, Bank memiliki Program CSR, salah satunya memberikan bantuan untuk pembangunan saluran air bersih di Desa Penimbun Kec.Karanggayam dan pembuatan sumur bor untuk Desa Rowokele Kec. Rowokele total sebesar Rp. 53.014.000,-.
“Dalam Rangka Pembangunan Sumber Daya Manusia , Program CSR kami salurkan untuk memberikan beasiswa dalam bentuk Tabungan Simpanan Pelajar sebesar Rp. 25.000.000,- untuk Siswa Siswi di berbagai tingkat Sekolah di Kabupaten Kebumen,”ungkapnya.
Penulis: Abi Abdul Jabbar S
