TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kinerja Apik Perumdam Tirta Kencana Jombang, Sudah Gunakan Teknologi Informasi

Busthomi
8 March 2022 | 14:11
rubrik: BUMD, Event
Kinerja Apik Perumdam Tirta Kencana Jombang, Sudah Gunakan Teknologi Informasi

Jakarta, TopBusiness – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Kabupaten Jombang berhasil menjadi salah satu nominasi dari 200 BUMD terbaik yang ikut dalam tahapan penjurian TOP BUMD Awards 2022.

Proses presentasi dan wawancara “Penjurian TOP BUMD Awards 2022” yang dihelat Majalah TopBusiness dengan menggandeng Institut Otonomi Daerah (I-OTDA) ini belangsung pada Rabu (2/3/2022) secara virtual.

Dalam presentasinya itu, Perumdam milik pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur ini memaparkan banyak keberhasilan dan inovasi yang dilaksanakan sepanjang 2020 dan 2021 lalu. Mulai dari kinerja keuangan, kinerja bisnis, kontribusi ke Pemda, dan terobosan dalam pengelolaan sistem teknologi informasi.

“Dengan aktivitas usaha kami berupa pendistribusian air layak konsumsi kepada masyarakat melalui sistem perpipaan dan sistem pengiriman air menggunakan truck tangki. Salah satunya, kami kirim dengan truk untuk isi ulang kepada depo-depo. Kami baru mencoba jual air ke depo, dan kalau bisa bersaing lumayan jadi pendapatan tambahan bagi kami,” ungkap Direktur Perumdam Tirta Kencana, Khoirul Hasyim, saat sesi penjurian.

Pemaparan Khoirul ini disampaikan di depan Dewan Juri yakni Prof. DR. Wahyudin Zarkasi-Guru Besar UNPAD Bandung, Prof. Dr. Satya Arinanto dari I-OTDA, dan DR Aldrin Hernawi Akademisi UNPAD Bandung, yang dimoderatori oleh Ahmad Chury dari Solusi Kinerja Bisnis (SKB).

Dia mengatakan, untuk meningkatkan aktivitas usaha itu, perseroan memiliki dua strategi bisnis yakni, pertama, optimalisasi & efisiensi sumber daya, serta kedua, pemanfaatan basis data & teknologi informasi.

Langkah tersebut sejurus dengan Visi-Misi Perumdam ini. Dengan Visi, “Menjadi perusahaan air minum yang unggul, modern, dan berdaya saing.” Dengan Misinya adalah, pertama, meningkatkan kualitas pelayanan; kedua, menekan tingkat kebocoran air, baik fisik maupun non fisik; ketiga, sistem pengelolaan keuangan yang akuntabel; keempat, meningkatkan kemampuan SDM yang profesional; dan memperkuat keseimbangan peran antar stakeholder.

Kegiatan penjurian “Top BUMD Awards” merupakan kegiatan corporate rating atau pemberian penghargaan kepada BUMD-BUMD terbaik, yang dinilai berprestasi, berkinerja baik, dan telah banyak melakukan perbaikan/improvement, serta berkontribusi besar dalam pembangunan daerah.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh majalah Top Business bekerja sama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) serta beberapa lembaga Tim Penilai seperti Lembaga Kajian Nawacita (LKN), SGL Management, PPM Manajemen, PT Sinergi Daya Prima, Dwika Consulting, Melani K Harriman & Associate, Solusi Kinerja Bisnis (SKB) serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis – Universitas Padjajaran Bandung, serta beberapa Lembaga lainnya. 

BACA JUGA:   Terobosan Perumda Perkebunan Kahyangan Jember Bikin Perusahaan Makin Eksis

Tahun ini TOP BUMD Awards mengangkat tema “Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD yang Berkelanjutan”. Artinya, dari kegiatan ini diharapkan bisa mendorong dan muncul BUMD-BUMD yang selalu melakukan perbaikan pengelolaan usaha bisnisnya, untuk meningkatkan daya saing, layanan, dan kinerja perusahaan secara berkelanjutan, untuk mendukung percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional dan pembangunan di daerah.

Inovasi Pacu Kinerja

Perumdam Tirta Kencana ini terus memacu inovasi guna mendongkrak kinerja. Menurut Khoirul, langkah ini didorong secara bersama-sama dari seluruh manajemen untuk bahu-membahu menggenjot kinerja tersebut. Seperti tema materi yang dipaparkan dalam penjurian Top BUMD Awards 2022 yaitu SIGRAK. “Sigrak itu berasal dari kata Jawa yang artinya bisa bergerak bersama-sama baik dari unsur internal perusahaan maupun dari eksternal perusahaan untuk memajukan perusahaan,” papar dia.

Hasil dari kerja nyata dari tim manajemen itu memang terlihat dari performa bisnis Perumdam ini. Berdasarkan indicator Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementrian PUPR) dan Perpamsi tahun 2020, kinerja Perumdam Tirta Kencana mendulang nilai 3,37 atau dengan indikator “Sehat”.

“Dan untuk tahun ini dibanding tahun 2020 lalu terus mengalami kenaikan sebesar 0,25 sisebabkan upaya menurunkan tingkat kehilangan air. Dengan peringkat di tahun 2021 secara provinsi adalah 36,” ungkap dia.

Adapun untuk jumlah langganan (SL) sebanyak 26.627 dengan cakupan layanan                dari sisi teknis sebesar 12,5% & administrasi di angka 10,11%. Adapun untuk tingkat NRW di angka 35 dan kualitas air minumnya “Baik” serta rata-rata jam layanan per hari selama 24 jam. Dan Perumdam ini mengandalkan kondisi air tanah di terbilang masih cukup baik.

Untuk menggenjot kinerja ini, pihaknya mengusung terobosan, atau inovasi di bidang pemasaran atau pun layanan pelanggan.

“Pada 2020 lalu, Perumdam Tirta Kencana mencanangkan diversifikasi usaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Untuk menuju proses realisasi AMDK Perumdam Tirta Kencana menambah layanan air bersih menggunakan truck tanki dengan target market gerai depo air isi ulang. Hal ini dirasa cukup efektif mempromosikan akan hadirnya AMDK produk dari Perumdam Tirta Kencana,” ujarnya.

Dengan inovasi tersebut, seperti sertifikasi usaha pengiriman air menggunakan truck tanki dan AMDK, serta program bekerja sama dengan developer perumahan untuk pengembangan perluasan jaringan, dirasa perusahaan memiliki banyak manfaat bagi kinerja BUMD itu. “Antara lain, adanya peningkatan laba, serta adanya aksesbilitas dan akuntabilitas yang meningkat,” katanya.

BACA JUGA:   Hari Ini, Majalah TopBusiness Gelar Top CSR 2018

Kinerja keuangan yang positif itu terlihat jelas dari laporan tahun 2020-2021. Pada tahun 2020 untuk nilai penjualan atau pendapatan sebanyak Rp17,297 miliar dan di 2021 naik tipis menjadi Rp17,877 miliar. Dengan jumlah pelanggan itu di 2020 sebanyak 20.510 dan naik ke 20.627 di 2021. Dengan Indeks kepuasan pelanggan di 2020 lalu di nagka 84,49% atau ‘Lebih Baik’.

Andalkan Sistem IT

Kehebatan Perumdam dari asal Kota Santri ini memang relative kuat dalam pengembangan sistem IT-nya. Sederet produk IT yang dikembangkan sendiri ini adalah:  

1. Aplikasi Layanan Perumdam (Mobile Apps). Ini adalah aplikasi yang dikembangkan untuk mengakomodir kebutuhan informasi yang diperlukan pelanggan terkait Perumdam Tirta Kencana. Mulai dari pasang baru, informasi pemakaian air, informasi gangguan, aduan hingga pembayaran tagihan Air. Dalam pengambanganya, Aplikasi Layanan Perumdam dilengkapi dengan fitur Catat Meter Mandiri, yaitu sebuah fitur pencatatan stan meter pemakaian secara mandiri oleh pelanggan.

2. Aplikasi Penagihan Perumdam (Mobile Apps). Aplikasi Penagihan Perumdam adalah aplikasi billing pembayaran air berbasis android yang di-support dengan printer thermal portable untuk mencetak struk pembayaran. Aplikasi ini berhasil meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap pelayanan pembayaran air Perumdam Tirta Kencana di masyarakat, terutama untuk pembayaran Cost on delivery di rumah rumah Pelanggan.

3. Sipena – Sistem Infromasi Panagihan (web Apps). Sipena dirancang untuk mempermudah pencatatan pembayaran air melalui Outlet Perumdam Tirta Kencana, Petugas Cash Cosh On Delivery dan pihak ke-3 (Payment Point Of Bank) hal ini terbukti efektif meningkatkan kinerja divisi Keuangan dan melalui data output yang dikelola oleh Sipena, Divisi keuangan dapat meproyeksikan secara detail dan terperinci Target Pendapatan di bulan-bulan selanjutanya.

4. Sikeu – Sistem Infomasi Keuangan (Web Apps). Sistem informasi keuangan memasuki pengembangan di tahap pertama yang nantinya akan terbagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama system informasi keuangan adalah mengembangan fitur yang belum ada di sistem informasi keuangan sebelumnya. Kemudian nantinya akan dikembangan pada duplikasi sistem yang telah ada. Migrasi dilakukan karena sistem informasi keuangan yang sebelumnya ada beberapa kekurangan.

BACA JUGA:   PDAM Duasudara Bitung Antisipasi Kebutuhan Pelanggan Industri

5. Silap – Sistem Informasi Layanan Pelanggan (Web Apps). Sistem informasi layanan pelanggan adalah aplikasi yang dirancang untuk mempermudah kinerja Bagian Hubungan langganan. Dalam sistem ini terdapat beberapa fitur utama yaitu pengelolahan data pelanggan, pengolahan data pasang baru SR, Pengolahan data pemutusan SR. Aplikasi Silap berhasil secara signifikan meningkatan percepatan pelayanan kepada pelanggan.

6. Aplikasi Absensi (Mobile Apps). Aplikasi absensi dibuat dengan ide dasar memindahkan proses absensi kehadiran dari perangkat finger print ke perangkat Android. Seluruh proses absensi kehadiran di development menggunakan Google maps API. Sehingga absensi tidak bisa dilakukan di luar lokasi yang telah ditentukan.

7. Sistem Informasi Absensi (Web Apps). Sistem Informasi Absensi web apps adalah komponen pendukung Aplikasi Absensi (Mobile). Sistem ini digunakan sebagai alat pengolahan data absensi kehadiran karyawan. Sistem informasi Absensi juga di integrasikan dengan sistem informasi Gaji (Payroll).

8. Sistem Informasi Kepegawaian (web Apps). Sistem Informasi Kepegawaian adalah bank data pagawai Perumdam Tirta Kencana. Secara umum system informasi kepegawaian digunakan untuk menyimpan seluruh arsip penting setiap pegawai mulai dari data diri hingga pada pelatihan yang telah ditempuh, secara khusus sistem ini digunakan untuk pengangkatan pegawai dan status karyawan.

9. Sistem Informasi Gaji – Payroll (Web Apps). Sistem Informasi Gaji adalah aplikasi yang dibuat untuk mempermudah proses penggajian karyawan, sekaligus mengelola tunjangan karyawan.

10. Work Inquiry (Mobile Apps). Work Inquiry adalah aplikasi monitoring dan pelaporan pekerjaan karyawan, dalam aplikasi ini dapat dilakukan tracking secara real time terhadap semua pekerjaan teknik. Dalam pengembangannya work inquiry memungkinkan diterapkan sistem paperless dalam proses adminstrasi peninjang pekerjaan teknik.

Kontribusi ke Pemda

Lebih jauh ditegaskan Khoirul, sebagai perusahaan BUMD, Perumdam Tirta Kencana konsisten dalam berkontribusi ke pemerintah daerah Kabupaten Jombang. Beberapa kontribusi itu adalah menyetor Pendapatan Asli Daerah sejak tahun 2017 hingga sekarang, lalu membuat TIKASIM atau Tirta Kencana siap minum untuk Lembaga Pemasyarakatan Kab Jombang.

“Kami juga melakukan bantuan Deionisasi untuk Satradar Komando operasi angkatan udara, lalu ada konservasi air & pembagian bibit tanaman untuk masyarakat yang membutuhkan, dan terakhir bakti sosial untuk masyarakat di wilayah pelayanan Perumdam Tirta Kencana (2 kali dalam satu tahun),” pungkas Khoirul.

FOTO: TopBusiness

Tags: Perumdam Tirta Kencana JombangTOP BUMD Awards 2022
Previous Post

Pertamina Lubricants Pasok Pelumas Ke PLN

Next Post

Blibli Hadirkan Festival Belanja Cantik

Comments 1

  1. Zafin says:
    4 years ago

    Salam mengalir berkah🙏🙏untuk direktur

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR