Jakarta, TopBusiness – Di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal 2020, PT Marga Mandalasakti (MMS) atau Astra Infra Toll Road yang mengoperasikan jalan tol ruas Tangerang-Merak sepanjang 72,45 Km, tetap konsisten menjalankan program kepedulian dan tanggung jawab sosial (corporate social responsibility/CSR), baik dalam kaitan mendukung keberlangsungan operasional perusahaan sesuai konsep Creating shared value (CSV) maupun untuk masyarakat dan lingkungan sekitar.
Meski terdampak oleh pandemi Covid-19, namun ASTRA Tol Tangerang-Merak tetap konsisten mempertahankan kualitas layanan jalan tol agar tetap beralan normal dan aman untuk terus mendukung roda perekonomian masyarakat saat pandemi.
Dengan ketersediaan infrasktruktur yang baik, diyaiki akan memberikan pengaruh langsung maupun tidak langsung bagi masyarakat dalam menjalankan roda ekonominya. Terutama sejak adanya pelonggaran melalui kebijakan new normal. Sehingga masyarakat bisa terus produktif melakukan aktivitasnya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pandemi Covid-19.
“Tentunya secara bisnis, PT MMS juga terdampak oleh pandemi Covid-19, namun sesuai komitmen Grup Astra, kami juga tetap konsisten menjalankan keberlangsungan program-program CSR. Hal ini sejalan dengan nilai–nilai perusahaan Astra yang dikenal sebagai ‘Catur Dharma’ (Astra Value), dimana salah satunya adalah menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” ungkap Direktur ASTRA Tol Tangerang-Merak, Adhi Resza pada saat wawancara penjurian “Top CSR Awards 2022” yang diselenggarakan Majalah TopBusiness secara virtual, Kamis (24/2/2022).
“Bahkan di masa pandemi dan new normal ini, kami juga memiliki sejumlah inisiatif CSR untuk penanganan pandemi sekaligus mendukung keberlangsungan operasional bisnis agar tetap berjalan lancar,” lanjut Adhi.
Turut hadir dalam wawancara penjurian, Direktur Teknik dan Operasi M. Adhi Resza, Kepala Departemen CSR & Humas Uswatun Hasanah, Novi Yulistianto Iskandar dan Dudung Wijaya (Tim CSR).
Kegiatan Top CSR Awards merupakan kegiatan penilaian untuk penghargaan tahunan yang terbesar di Indonesia, yang tujuannya memberikan apresiasi atau penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai berhasil dalam menjalankan program CSR/ TJSL yang efektif dan berkualitas. Selain itu juga bertujuan sebagai sarana pembelajaran bersama, untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pelaksanaan program CSR perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia.
“Kami mengucapkan terima kasih bisa kembali diikutkan dalam kegiatan penjurian Top CSR Awards 2022 ini,” ujar Adhi Resza di hadapan tim dewan Juri Top CSR Awards 2022 terdiri Anies J. Boesra/Lembaga Kajian Nawa Cita (LKN), M. Lutfi Handayani (CEO MSI Group), Hidayat Tjokrodjojo (Rotary International), serta Febrizal dari (Kondultan Bisnis dan Kadin).
Dalam presentasi yang dilakukan secara bergantian, terungkap banyak hal terkait vsi misi perusahaan dan komitmen CSR berkelanjutan, termasuk inisiasi program CSR di tengah pandemi Covid-19. Secara umum, keberlanjutan program CSR PT MMS dilakukan dengan mengacu mengacu pada komitmen keberlanjutan PT Astra International Tbk sebagai perusahaan induk untuk mendukung terwujudnya Astra Green Company (AGC) dan Astra Friendly Company (AFC) melalui 4 pilar utama CSR, mencakup bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, serta pemberdayaan kewirausahaan (Astra kreatif).
“Kita ingin dari kegiatan CSR ini, masyarakat dan lingkungan bisa mendapatkan manfaatan secara berkelanjutan. Karena itu dalam menyusun dan melaksanakan program CSR, selain memberikan bantuan yang sifatnya charity dan langsung seperti sembako untuk korban bencana dan sejenisnya, kita juga ada program yang sifatnya produktif melalui pemberdayaan potensi masyarakat,” sambung Uswah dalam paparannya.
“Program produktif itu seperti pengembangan UMKM, bank sampah dan lainnya yang kita inisiasi bersama masyarakat. Dalam kaitan ini, kita punya program andalan desa binaan yang diberi nama Kampung Berseri Astra (KBA). Setelah tahun 2018 berhasil mengembangkan program desa binaan KBA Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, sebagai Pilot Project, pada tahun 2020 lalu, saat awal pandemi Covid-19, kami juga berhasil mengembangkan KBA kedua di Kampung Cikuasa, Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon,” jelas Uswah.
Kampung Berseri Astra (KBA) merupakan program kontribusi sosial berkelanjutan Astra yang diimplementasikan kepada masyarakat dengan konsep pengembangan yang mengintegrasikan 4 pilar program, yaitu pendidikan, kewirausahaan, lingkungan dan kesehatan.
Melalui program KBA ini, masyarakat dan perusahaan dapat berkolaborasi untuk bersama mewujudkan wilayah yang bersih, sehat, cerdas dan produktif sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.
“Kampung Cikuasa memiliki potensi yang menarik, seperti wilayahnya yang asri, serta masyarakatnya yang dikenal ramah dan kreatif. Sebagian dari mereka memiliki industri rumahan seperti pembuatan emping yang merupakan cemilan khas Banten. Tanaman melinjo, bahan dasar emping dan tanaman lain seperti pisang banyak tumbuh di Cikuasa dan sebagian besar wilayah Banten.”
“Hal inilah yang kemudian mendorong ASTRA Tol Tangerang-Merak pada tahun 2020 lalu menjalin kerja sama dengan Kampung Cikuasa menjadikannya sebagai Kampung Berseri Astra (KBA) untuk Bersama menjaga keasrian lingkungan, sekaligus membangkitkan ekonomi kreatif masyarakat setempat,” ujar Uswah lagi.
CSR Penanganan Pandemi
Terkait pandemi, program CSR antara lain juga difokuskan pada upaya penanganan pandemi Covid-19 bagi masyarakat maupun karyawan, melalui kampanye edukasi Kesehatan (Kampanye ASTRA Infra Beri Aman), bantuan paket sembako pada beberapa desa, APD seperti masker, suplemen dan vitamin untuk kesehatan dan lainnya untuk membantu masyarakat sekitar jalan di wilayah tol Tangerang -Merak yang terdampak Covid-19.
Kata Uswah, “Beberapa program CSR unggulan kami di masa Pandemi Covid-19 dan kenormalan baru, selain bantuan sembako, masker, APD, dan sejenisnya bagi masyarakat termasuk di rest area, kami juga melakukan mitigasi dan adaptasi Program Kampung Iklim (ProKlim) di KBA.”
“Program ini dilakukan dengan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi gas. Dalam hal ini, kami banyak melakukan tanaman produktif, seperti jambu air dan jeruk Kalimantan di desa binaan KBA. Selain itu, kami juga melakuakn penghijauan di sekitar jalan tol yang menjadi wilayah operasional kami,” ujarnya.
Di samping itu, untuk keberlangsungan layanan operasional di saat pandemi, perusahaan juga memberikan perhatian ekstra dengan memberikan bantuan kepada para karyawan agar tetap prima dalam memiliki kesiapsiagaan dalam melayani masyarakat pengguna jalan tol. Maklum tidak semua pekerja dapat bekerja dari rumah saat pandemi Covid-19, namun harus bekerja seperti biasa demi melayani kebutuhan warga pengguna jalan tol. Antara lain, petugas patroli, PJR jalan tol, pultol, keamanan dan ketertiban, termasuk tim medis.
Dalam hal ini, PT MMS juga memberikan perhatian ekstra. Antara memberikan masker dan sarung tangan setiap harinya saat bertugas di lapangan. Mereka juga dilakukan pemeriksaan suhu tubuh karyawan atau tamu yang datang ke area kantor maupun lapangan.
Tak hanya itu, untuk tetap menjaga daya tahan tubuh, setiap hari karyawan lapangan ini juga diberikan suplemen tambahan seperti susu dan vitamin C sebelum bekerja. Sebagai salah satu upaya preventif (pencegahan), petugas MMS juga rutin melakukan publikasi untuk menginfokan terkait pencegahan di rest area serta area kantor. Info pencegahan Covid-19 ini juga dilakukan melalui media sosial, website, dan blast email ke media cetak, elektronik, dan online.
Penulis: Ahmad Chury
