TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Berpotensi Menguat

Agus Haryanto
10 March 2022 | 05:14
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan pada hari ini berpotensi menguat.

Dalam daily research report oleh Samuel Research Team, via samuel.co.id, di Jakarta, terlihat judul IHSG Diperkirakan Bergerak Menguat.

Bursa AS ditutup menguat pada Rabu (9/3). Nasdaq +3,6%, diikuti S&P500 2,6%, dan DJIA 2,0%, seiring dengan rilis kinerja keuangan beberapa emiten yang di atas ekspektasi dan juga menurunnya harga minyak dunia pasca-munculnya indikasi bahwa sejumlah negara anggota OPEC+ dapat meningkatkan produksi minyak. Selain itu pelaku pasar juga menantikan rilis data inflasi CPI bulan Februari dan initial jobless claim yang akan dirilis malam ini.

Pasar komoditas terpantau bergerak bervariasi. Minyak WTI turun 12,1% ke level USD 108,7/bbl, emas 2,7% menjadi USD 1.988/ toz, batu bara 0,6% ke level USD 421/ton, sedangkan CPO naik 11,2% ke level RM 7.577/ton.

Bursa Asia ditutup melemah pada Rabu (9/3), seperti Shanghai 1,1%, Kospi 1,1%, Hang Seng 0,7%, dan Nikkei 0,3%. Sebaliknya, IHSG ditutup menguat 0,7% ke level 6.864, dengan net buy asing di pasar reguler sebesar Rp 759,5 miliar dan net sell asing di pasar negosiasi sebesar Rp 12,1 triliun. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh ASII (Rp 209,3 miliar), BBRI (Rp 170,0 miliar), dan BBCA (Rp 121,3 miliar). Sementara itu, net sell asing tertinggi dicatatkan ANTM (Rp 132,4 miliar), BMRI (Rp 58,2 miliar), dan ICBP (Rp 44,1 miliar). Top leading movers adalah BBCA, BBRI, TPIA, sementara top lagging movers adalah TLKM, ANTM, MEGA.

Terjadi penambahan 26.336 kasus baru COVID-19 di Indonesia Rabu (9/3) dengan positivity rate sebesar 14,3% (recovery rate: 90,2%, kasus aktif: 417.219).

BACA JUGA:   Ini Langkah WIFI untuk Kembangkan Bisnis Konektivitas yang Terjangkau

Pagi ini pasar regional dibuka cenderung menguat (Nikkei 1,6% dan Kospi 2,0%). “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak menguat hari ini, sejalan dengan pergerakan bursa global dan regional,” demikian tertulis.

Previous Post

Ini Cara Perumda Air Minum Tirta Sakti Dapatkan Informasi soal Kepuasan Pelanggan

Next Post

Program CSR Peruri Sejalan dengan Strategi Bisnis Perusahaan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR