Jakarta, TopBusiness – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (IDX: WIFI) atau Surge baru saja memaparkan perkembangan bisnis perseroan, kinerja Kuartal II Tahun 2024, serta fokus perseroan di masa mendatang. Hal ini disampaikan dalam Public Expose Tahunan ini dihadiri oleh Jajaran Direksi Perseroan, di antaranya Yune Marketatmo sebagai Direktur Utama dan Gilman P. Nugraha sebagai Direktur.
Sepanjang Kuartal II 2024, total Aset Perseroan mengalami peningkatan 37,2% dari Rp. 1,56 Triliun pada akhir tahun 2023 menjadi Rp 2,14 Triliun pada Triwulan II 2024.
Sementara itu, ekuitas Perseroan juga mengalami peningkatan sebesar 12,2 % dari Rp. 742,65 miliar pada akhir tahun 2023 menjadi Rp. 833,53 miliar pada Triwulan II 2024 Perseroan juga mencatat pendapatan bersih pada Triwulan II 2024 sebesar Rp. 309,01 miliar di mana mengalami kenaikan sebesar 40.1 % jika dibandingkan pendapatan bersih pada Triwulan II 2023 yang sebesar Rp 220,52 miliar.
Laba bersih Perseroan pun meningkat cukup menjadi sebesar Rp89.83 miliar pada Triwulan II 2024 meningkat 878.5 % jika dibandingkan laba bersih pada Triwulan II 2023 yang sebesar Rp. 9,18 miliar. Adapun Pendapatan bersih dan Laba bersih Perseroan dikontribusikan dari segmen bisnis Telekomunikasi dan segmen bisnis Periklanan.
Perlu diketahui juga bahwa Surge (WIFI) dan anak usahanya, PT Integrasi Jaringan Ekosistem (IJE), telah menjalin berbagai kerja sama dan kemitraan baru di tahun 2024 ini, di antaranya kerja sama dengan Pertamina Gas Negara (PGN) untuk mengembangkan jaringan pipa gas dan layanan ICT bagi 2,5 juta rumah tangga.
Perseroan juga telah menjalin kemitraan strategis dengan Nokia untuk mempercepat pengembangan konektivitas yang terjangkau dengan memanfaatkan teknologi terbaru dari Nokia.
Surge juga telah memulai kerja samanya dengan Arsari Group, dimana Arsari Group melalui Arsari Sentra Data akan berinvestasi pada Perseroan untuk mewujudkan target bersama dalam penyediaan infrastruktur internet yang handal dan terjangkau bagi 25 juta rumah tangga.
Melalui anak usaha PT Integrasi Jaringan Ekosistem (IJE), Perseroan telah menerbitkan obligasi senilai Rp 600 miliar untuk mendukung kebutuhan ekspansi infrastruktur konektivitas yang handal dan terjangkau.
Penyediaan internet yang handal dan terjangkau tersebut diharapkan dapat membawa pada transformasi digital yang akan berujung pada transformasi ekonomi ke arah pertumbuhan nasional yang lebih tinggi.
Yune Marketatmo, selaku Direktur Utama Surge, menyampaikan, “Kami berhasil mencatatkan pertumbuhan yang baik di berbagai aspek terutama pada segmen konektivitas, momentum ini tentunya harus kita terus jaga bagi keberlangsungan Perseroan dan juga membawa dampak yang lebih besar lagi bagi masyarakat.”
“Kami optimis dengan prospek ke depan dan akan terus berfokus pada strategi kolaborasi dalam melakukan ekspansi pengembangan ekosistem digital yang berdampak positif bagi masyarakat,” sambungnya, Selasa (27/8/2024).
Dengan terus mengembangkan dan memperluas infrastruktur jaringan yang handal dan terjangkau, kata dia, menegaskan komitmen WIFI untuk memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat baik bagi perkembangan literasi, transformasi bisnis, dan perkembangan ekonomi digital di Indonesia.
