Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan pada hari ini diproyeksi terkoreksi.
Dalam daily research report oleh Samuel Research Team, via samuel.co.id, di Jakarta, terlihat judul Menanti Keputusan Rate Hike, IHSG Berpotensi Terkoreksi.
Pada penutupan Jumat lalu (11/3), pasar AS bergerak melemah. Dow Jones -0,69%, diikuti S&P 500 1,3%, dan Nasdaq 2,18%. Kami memperkirakan pelaku pasar akan menanti pengumuman kenaikan suku bunga acuan dari The Fed pada Rabu (16/3) dan Bank of England pada Kamis (17/3). Meskipun demikian, Bank of Japan yang juga akan mengumumkan kebijakan moneternya pada Jumat (18/3) diperkirakan tidak akan melakukan perubahan apapun. Yield UST 10Y naik ke level 2%, dan USD index naik +0.62% ke level 99.1.
Pasar komoditas terpantau bergerak menguat pada Jumat (11/3). Minyak WTI menguat 3% ke level USD 109/bbl, brent 2,83% ke level USD 112/bbl. Harga batubara 0,72% ke level USD 368/ton, sedangkan CPO melemah 4,1% ke level MYR 7.365. Sementara itu, harga emas terpantau melemah 0,4% di level USD 1.990/toz).
Mayoritas bursa Asia bergerak melemah pada Jumat (11/3). Kospi melemah 0,7%, Nikkei 2,1%, Hang Seng 1,6%, sedangkan Shanghai 0,4%. IHSG ditutup cenderung flat (–0,02%) pada perdagangan Jumat (11/3) ke level 6.922, dengan net sell asing sebesar Rp 73,6 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 49,3 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing sebesar Rp 24,3 miliar. Angka net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan TLKM (Rp 165,9 miliar), BBNI (Rp 108 miliar), dan ADRO (Rp 71,5 miliar). Sementara itu, angka net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BBRI (Rp 532,5 miliar), BBCA (Rp 77,7 miliar), dan MPPA (Rp 45,1 miliar). Top leading movers adalah TLKM, BBNI, dan BEBS, sedangkan BBRI, BYAN, MEGA menjadi top lagging movers.
Terjadi penambahan 11,585 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada Minggu (13/3), dengan angka kesembuhan harian mencapai +25.854. Daily positivity rate tercatat sebesar 11,56% (overall: 10,05%; Infection rate: 5,8%; recovery rate: 89,1%; kasus aktif: 342.896).
Pagi ini Kospi dibuka melemah 0,25% namun Nikkei dibuka menguat 0,68%. “Kami memperkirakan IHSG akan terkoreksi hari ini, seiring dengan melemahnya bursa global dan bursa regional,” demikian tertulis.
