Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia pada hari ini berpeluang sideways.
Dalam daily research report oleh Samuel Research Team, via samuel.co.id, di Jakarta, terlihat judul IHSG Diperkirakan Sideways Hari Ini.
Bursa AS ditutup cenderung melemah pada Senin (14/3). DJIA flat di level 32.945 sementara S&P500 (-0,74%) dan Nasdaq (-2,04%). Pasar masih terus memonitor perkembangan konflik Rusia-Ukraina (kedua negara melanjutkan negosiasi diplomatik mulai Senin (14/3), serta keputusan The Fed terkait suku bunga acuan yang akan diumumkan pekan ini (pasar memperkirakan akan ada kenaikan).
Ledakan terbaru COVID-19 di Cina juga memberikan tekanan kepada saham-saham teknologi, seiring dengan munculnya kekhawatiran bahwa pandemi dan langkah-langkah yang diambil untuk menghentikan penyebaran virus akan menghambat jaringan distribusi dari negeri Tirai Bambu tersebut.
IHSG menguat 0,43% pada Senin (14/3) ke level 6.952 dengan BBRI, BBCA dan BMRI sebagai top leading movers. Net buy asing di pasar regular tercatat mencapai Rp 1,3 triliun. Saham yang mencatatkan nilai net buy tertinggi di pasar reguler adalah BBRI (Rp 383,3 miliar), BBCA (Rp 255,3 miliar), dan TLKM (Rp 233,1 miliar) sementara net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BMRI (Rp 77,9 miliar), BUMI (Rp 33,3 miliar), dan ICBP (Rp 24 miliar).
Sebanyak 9.629 kasus COVID-19 baru dilaporkan di Indonesia kemarin dengan total positivity rate sebesar 10,1% (total recovery rate: 92,1%, kasus aktif: 312.958).
Data ekonomi terbaru yang dirilis Indonesia adalah data penjualan sepeda motor periode Feb-22 yang dilaporkan turun 2,6% (prev: 12,5%) sementara penjualan mobil naik 65,1% (prev: 58,9%).
Research team memperkirakan pasar domestik juga akan mengambil langkah yang sama dengan investor global dan memonitor perkembangan isu global. Meski demikian, pengumuman Trade Balance Indonesia periode Feb-22 hari ini (15/3) diperkirakan dapat memberikan tenaga tambahan bagi pasar ditengah pelemahan pasar global dan regional (Nikkei dan Kospi dibuka melemah hari ini).
“Karenanya, kami memproyeksikan IHSG berpeluang bergerak sideways hari ini,” demikian tertulis.
