TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ini Tiga Fokus Utama Program CSR PT Pelabuhan Tanjung Priok

Editor
14 March 2022 | 23:16
rubrik: CSR, Event
Ini Tiga Fokus Utama Program CSR PT Pelabuhan Tanjung Priok

Jakarta, TopBusiness – Menyadari akan pentingnya tanggung jawab perusahaan terhadap kehidupan sosial dan lingkungan sekitar atas dampak dari segala aktivitasnya, PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Multipurpose), terus berupaya memaksimalkan nilai tambahnya dengan berpartisipasi dan berkontribusi melalui aksi sosial dan pembangunan berkelanjutan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Inisiatif program CSR itu, termasuk  di masa Pandemi Covid -19 dan new normal, difokuskan pada tiga bidang utama, yaitu PTP Peduli Pendidikan, PTP Peduli Kesehatan, dan PTP Peduli Lingkungan.

Dan tahun ini, Pelabuhan Tanjung Priok kembali terpilih sebagai salah satu finalis TOP CSR Awards 2022. Presentasi dan wawancara penjurian dilakukan Rabu (09/03/2022) secara virtual melalui aplikasi video zoom meeting.

Tim dari PTP Multipurpose yang hadir antara lain, Tito Gutoro Muliawan – SM Sekretaris Perusahaan,  Anintya Novitasari -ASM Komunikasi Perusahaan & CSR, serta Nurdasih sebagai Staff Komunikasi Perusahaan & CSR PTP Multipurpose.

Dalam presentasinya, SM Sekretaris PTP Multipurpose, Tito Gutoro Muliawan mengatakan, sebagai salah satu entitas perusahaan di lingkup BUMN, Terminal Operator Multipurpose yang melayani kegiatan bongkar muat curah cair, curah kering, dan general cargo, menyadari pentingnya bisnis berkelanjutan, bertumbuh dengan memberi nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan yang direalisasikan melalui program CSR.

Melalui CSR, perusahaan berkomitmen kuat untuk menciptakan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk komitmen dalam memberikan dukungan bagi pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang menjadi agenda pembangunan global dan nasional.

“Penentuan program CSR dilakukan melalui penurunan dari SDGs. Kebijakan program CSR Perusahaan berfokus pada tiga bidang uatama, yaitu PTP Peduli Pendidikan, PTP Peduli Kesehatan, dan PTP Peduli Lingkungan. Penyusunan program dilakukan melalui RKAP disesuaian dengan kebutuhan, dan kesesuaian dengan kondisi perusahaan saat ini,” ujarnya.

BACA JUGA:   Aksi “HK MENGAJAR”, Wujudkan Character Building Anak Usia Sekolah

Terkait pilar kesehatan, dalam dua tahun terakhir ini, terutama di masa pandemi covid-19 dan kenormalan baru, perusahaan banyak melakukan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) atau CSR dengan memfokuskan pada upaya membantu masyarakat maupun pemerintah dalam menghadapi pandemi covid-19.

Di antaranya dilakukan dengan membagi dan mendistribusikan new normal kit kepada warga sekitar pelabuhan, seperti masker, hand sanitizer, bantuan sembako bagi warga yang terdampak pandemi.

Selain itu dilakukan kegiatan donor plasma konvalesen, vaksinasi covid-19, dan aktivitas terkait lainnya. Kegiatan ini tak hanya di lakukan di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dan sekitarnya, namun juga dilakukan di seluruh cabang pelabuhan yang menjadi wilayah operasi PTP Multipurpose.

Saat ini, PTP Multipurpose yang merupakan salah satu anak perusahaan dari PT Pelindo Multi Terminal (Persero) yang merupakan salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero), beroperasi di 11 cabang Pelabuhan yang tersebar di seluruh wilayah strategis Indonesia yaitu Tanjung Priok-Jakarta, Banten, Cirebon, Panjang – Lampung, Bengkulu, Palembang, Jambi, Teluk Bayur – Padang, Tanjung Pandan dan Pontianak.

Menurut Tito Gutoro Muliawan, fokus program CSR bidang Kesehatan selama pandemi, dilakukan dengan pembagian paket masker dan hand sanitizer kepada supir truk dan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) sebanyak 1.500 paket sekaligus mendukung penggunaan masker di wilayah Pelabuhan. Pembagian sembako kepada warga masyarakat Pelabuhan sebanyak 400 paket untuk meringankan beban selama pandemi, program vaksin booster, program donor plasma konvalesen, dan lainnya.

“Dengan pembagian new normal kit, masyarakat bisa beraktivitas namun juga tetap bisa menjaga prokes agar penularan virus dihindari. Begitu juga dengan vaksinasi juga diharapkan  bisa mendorong percepatan program vaksin yang ditargetkan pemerintah, sehingga herd immunity bisa terus meningkat,” ungkapnya di depan tim dewan juri.

BACA JUGA:   Lintasarta Punya Digischool Sebagai Program CSR Andalan

Sedangkan PTP Peduli Pendidikan, selama pandemi direalisasikan dengan melakukan sosialisasi kepada para guru mengenai pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ), pembagian new normal kit, serta pembagian paket alat sekolah online kepada anak sekolah yang tidak mampu di sekitar Pelabuhan di seluruh cabang PTP Multipurpose.

Adapun PTP Peduli Lingkungan, direaliasikan dengan program bank sampah untuk mengelola sampah di masa pandemi, serta program bersih-bersih pantai di Tanjung Pandan. Ada juga pelatihan budidaya ikan dalam ember bagi para ibu-ibu rumah tangga untuk menopang ekonomi dan gizi keluarga.

Dalam kesempatan itu, Anintya Novitasari memaparkan, Program Bank Sampah PTP dilakukan dengan pengumpulan sampah warga dari rumah tangga yang dipilah sesuai dengan jenisnya. Dari pengumpulan sampah ini, sdebagian ada yang bisa diolah dan menjadi barang yang bernilai sehingga dapat meningkatkan perekonomian warga.

“Program Bank Sampah PTP sejalan dengan bisnis inti perusahaan sebagai operator layanan  pelabuhan. Karena kerap terjadi pendangkalan perairan sekitar pelabuhan yang diakibatkan oleh adanya sampah dari warga yang terbawa kali mengalir ke perairan sekitar pelabuhan.  Dalam hal ini, pihaknya juga mengedukasi dan mengajak warga untuk peduli bersih-bersih lingkungan .

Untuk program bank sampah, selama pandemi ada penambahan satu lokasi Bank Sampah di Walang, Jakarta Utara dimana PTP memberikan bantuan berupa beberapa fasilitas yang dibutuhkan dan sharing knowledge mengenai pengelolaan bank sampah.

“Dengan penambahan ini, saat ini ada dua lokasi bank sampah dalam program CSR kami. Pertama di lagoa dan kedua  di Walang, di mana keduanya masih di wilayah Jakarta Utara. Dengan adanya pengolahan sampah, seperti botol plastik dan sejenisnya, diharapkan bisa menekan pencemaran laut Jakarta Utara oleh karena  sampah rumah tangga,” ujarnya.

BACA JUGA:   Banjir Pakar-Praktisi, Ini Isi Webinar Top CSR 2022

Tito Gutoro Muliawan menambahkan, selain program CSR yang sifatnya kepedulian atau charity, PTP Multipurpose juga telah mengadopsi konsep Creating Shared Value (CSV) dalam program  CSR yang direalisasikan dalam kegiatan yang bisa memberi kebermanfaatan bersama, baik bagi perusahaan maupun penerima.

Contohnya program pemeriksaan kesehatan dan pengobatan bagi para TKBM. Diharapkan TKBM yang merupakan salah satu ujung tombak kegiatan bongkar muat barang PTP Multilurplse, bisa tetap prima dalam menjalankan tugasnya, sehingga aktivitas pelabuhan juga berjalan lancar.

Dalam upaya menekan dampak lingkungan, terutama emisi karbon dari pencemaran udara dari penggunaan mesin -mesin bongkar muat, maupun asap kapal yang sandar di pelabuhan, perusahaan juga mulai menginisiasi penerapkan konsep green port (pelabuhan hijau. Green Port merupakan konsep dalam pengembangan pelabuhan berkelanjutan yang mengintegrasikan antara aspek kelestarian lingkungan, konservasi energi, community development, dan kepentingan ekonomi dari kegiatan usaha pelabuhan itu sendiri.

Untuk menghadirkan pelabuhan yang sejalan dengan kaidah green ini, dilakukan perbaikan terkait pengelolaan energi dan limbah, pengendalian pencemaran udara, pengelolaan sampah, termasuk pengendalian sampah B3 (bahan beracun dan berbahaya). Di sistem manajemen, juga telah dilakukan transformasi untuk mengoptimalkan pengguna teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menuju digital port.

PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Multipurpose) merupakan operator terminal multipurpose di Indonesia untuk menangani kegiatan bongkar muat kargo curah cair, curah kering, general cargo dan lain-lain. PTP Multipurpose didirikan berdasarkan Akta Pendirian Perusahaan Nomor 27 tanggal 10 Juli 2013 yang dibuat dihadapan Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta yang telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Nomor AHU.42024.AH.01.01.

Penulis: Ahmad Chury

Tags: PT Pelabuhan Tanjung Priok MultipurposeTOP CSR Awards 2022
Previous Post

Tanjung-jawab Sosial PHE WMO Mengacu pada ISO 26000 SR

Next Post

Indeks Berpeluang Sideways

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR