Jakarta, TopBusiness—BPR Bank Djoko Tingkir (Perseroda), Sragen (Jawa Tengah), mampu tetap mencatatkan kinerja keuangan yang baik sekali pun dampak Covid-19 tengah terjadi di Indonesia. Hal itu terlihat dari sejumlah indikator.
Dalam presentasi virtual untuk Dewan Juri Top BUMD Awards 2022 hari ini, Direktur Bank Djoko Tingkir, Titon Darmasto, mengatakan bahwa bank tersebut untuk tahun 2021 mencatatkan laba Rp5,56 miliar. Sedangkan yang ditargetkan senilai Rp5,02 miliar.
“Jadi, dalam hal ini, kami melampaui target. Dan kalau dibandingkan capaian tahun 2020, laba kami naik sebesar 139,73%,” kata Titon.
Dijelaskannya juga bahwa laba Bank Djoko Tingkir bisa naik walau ada dampak Covid-19, karena sejumlah hal. Antara lain, Bank Djoko Tingkir intensif menggelar beberapa inovasi atau pun perubahan. “Sebagai contoh, kami intensif mendekati UMKM dan desa,” papar Titon.
Adapun pendapatan Bank Djoko Tingkir pada tahun 2021 senilai Rp40,20 miliar. Angka tersebut naik sebesar 112,11% kalau dibandingkan dengan capaian tahun 2020.
Untuk rasio NPL (non performing loan/kredit bermasalah), Bank Djoko Tingkir mencatatkan angka 2,69% untuk tahun 2021. Angka ini tercatat minus 1,06% kalau dibandingkannya dengan tahunnya 2020-nya.
DPK (dana pihak ketiga) pada tahun 2021, Titon menambahkan, juga mencatatkan kenaikan secara tahunan. “Rincinya, DPK kami naik 128,07%.”
Inovasi
Pada kesempatan itu, Titon menjelaskan sejumlah inovasi yang dilakukan pihaknya. Satu di antara itu adalah program Internet Milik Desa yang sudah ada di sekitar 20 desa. Di situ, ada pembiayaan dari Bank Djoko Tingkir untuk badan usaha milik desa (bumdes).
Pada program itu, jumlah pengguna internet naik secara signifikan setiap bulan. “Program ini merupakan unggulan di Kabupaten Sragen. OJK Surakarta mengapresiasi program ini karena menaikkan digitalisasi desa,” Titon menjelaskan lagi.
Adapun contoh program inovasi lainnya adalah pendampingan UMKM melalui Kuliner Kartini, Kuliner Katamso, dan Kampung Lampion.
Lalu ada program Night Market di Sukowati. “Kami pun menyiapkan program KPR melalui kerja sama dengan PT SMF.”
