Jakarta, TopBusiness – Meski belum sepenuhnya melakukan survei kepuasan karyawan, PD BPR Bank Daerah Bojonegoro atau Bank Daerah Bojonegoro telah melakukan survei kepuasan pelanggan. Itu dilaksanakan dalam rangka mengetahui tingkat layanan dan operasional, sehingga akan menjadi acuan untuk meningkatkan kinerja yang lebih baik lagi di masa-masa mendatang.
Tak berhenti di situ saja, perusahaan pun telah memfasilitasi melalui standar ISO. Ini guna menambah kepercayaan nasabah kepada bank, sebab bank merupakan institusi yang berbasis terhadap nilai kepercayaan.
Sutarmini, sebagai direktur utama, saat pemaparan materi presentasi berjudul PD. BPR BANK DAERAH BOJONEGORO, Go Digitalisasi Perbankan, Selalu di Hati dan Juara!!, menyatakan memang pihaknya belum melakukan penilaian terhadap kepuasan karyawan, tapi berjanji akan melaksanakannya. “Penilaian kepuasan karyawan, ini belum lakukan, tapi Insya Allah akan kami lakukan,” kata dia, dihadapan Dewan Juri TOP BUMD Awards 2022, yang berlangsung dalam jaringan via aplikasi zoom meeting, di Jakarta, Jumat (25/03/2022).
Meski demikian, perusahaan memutuskan untuk melakukan survei kepuasan pelanggan. Ini dilakukan guna mengetahui dan mendapatkan informasi seputar kinerja operasional dan layanan. “Jadi pada tahun 2021, Bank Daerah Bojonegoro telah melakukan survei kepuasan pelanggan bekerja sama dengan pihak Ketiga yaitu INDEKSTAT dan mendapatkan nilai 80 berkategori Baik”, ujar Sutarmini.
Dalam survei dapat diketahui keinginan, harapan bahkan masukan dan saran nasabah atau pelanggan terhadap Bank Daerah Bojonegoro. Dengan begitu, perusahaan daerah tersebut berusaha untuk memenuhinya sesuai dengan kemampuan dan secara bertahap. Dan kebetulan, dalam survei hanya didapat satu keluhan saja, yang berarti tak terlalu signifikan.
Kemudian, Sutarmini menyinggung satu keluhan pelanggan yang bersumber dari survei kepuasan pelanggan yaitu hanya keterbatasan lahan parkir. “Jadi dari indeks kepuasan pelanggan itu, keluhannya hanya pada tempat parkir kami. Jadi, nasabah tidak puas dan sebagainya,” ungkap dia.
Untuk itu, perusahaan daerah berupaya untuk bisa memberikan kenyamanan bagi nasabah dengan menganggarkan sejumlah dana untuk mendapatkan lahan yang lebih luas, sekaligus dijadikan kantor pusat.
“Dan ini, kami jawab pada tahun 2021 dengan memasukkan anggaran untuk pembelian aset tanah untuk kami masukkan sebagai kantor pusat sebagai kegiatan kami. Jadi saat ini, kami dalam proses dan Insya Allah nanti kami akan memiliki lahan kantor pusat sebesar 3.000 meter per segi. Ini saya kira cukup memadai untuk melayani di kantor pusat,” beber Sutarmini.
Selanjutnya, perusahaan juga berusaha untuk tetap mempertahankan kepercayaan pelanggan atau nasabah melalui citra yang baik dengan dibuktikan melalui sertifikat ISO. “Selain itu PD BPR Bank Daerah Bojonegoro pada tahun 2021 juga telah mendapatkan sertifikasi ISO 90001:2015 sehingga dapat meningkatkan kepercayaan nasabah”, kata dia.
