TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Program CSR PLN NP Rembang Hasilkan Proper Emas dan Siap Ciptakan Rembang Gemilang

Busthomi
27 April 2024 | 08:43
rubrik: CSR, Event
Dukung Bisnis Berkelanjutan, Program CSR PLN NP Rembang Tekan Efek Gas Rumah Kaca hingga Sejahterakan Masyarakat

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PLN Nusantara Power UP Rembang yang selama ini telah menerangi wilayah Jawa Tengah, antara lain mengelola pembangkit berupa PLTU dua unit atas berkapasitas 2×300 mega watt (MW). Tentu saja dalam aktivitas dan operasional bisnisnya tak pernah alpa senantiasa menjalankan program Tanggung Jawab Sosial (TJSL) atau program CSR.

Sudah banyak program CSR yang dikembangkannya yang telah menciptakan kelestarian lingkungan, keanekaragaman hayati, hingga menghasilkan pendapatan ke masyarakat sekitar. Dan dengan aksi hebatnya itu sudah mampu mendulang apresiasi Proper Emas selama tiga tahun berturut-turut dari pemerintah.

PLN Nusantara Power UP Rembang yang merupakan bagian dari subhodling pembangkitan PLN Nusantar Pwer yang memililki visi “Menjadi Perusahaan Terdepan dan Terpercaya dalam Bisnis Energi Berkelanjutan di Indonesia dan Luar Negeri.”

Dengan Misi PLN NP adalah: (1) Menjaga kinerja pembangkit listrik yang unggul sebagai kompetensi inti. (2) Membangun bisnis inovatif yang terdepan untuk melakukan diversifikasi dan pertumbuhan yang berkelanjutan. (3) Mengakselerasi protofolio bisnis EBT untuk mendukung tercapainya nol emisi karbon. (4) Mengakuisisi dan membangun talenta terbaik untuk menjalankan organisasi yang responsive dan adaptif.

“Dari visi-misi ini dituangkan dalam bentuk aktivitas usaha yakni 6 aktivitas kami, pertama, mengoperasikan pembangkit atau power plant (ini sesuai dengan kompetensi inti kami). Pasca restrukturisasi holding-subholding 2023 lalu, PLN NP telah mengelola 18.000 MW yang tersebar di seluruh Indonesia. Sebelumnya kami hanya fokus di pembangkit yang ada di Jawa saja. Tapi saat ini, kami (PLN NP) sudah ekspans ke seluruh Nusantara,” terang Jayadi selaku Senior Manager (Pimpinan Unit) PLN NP UP Rembang menceritakan profil bisnis secara umum PLN NP.

Jayadi menggambarkannya saat mengikuti penjurian TOP CSR Awards 2024 secara virtual, beberapa waktu lalu yang digelar Majalah TopBusiness. Hadir mendampingi Jayadi yakni, Arief Rachman Perdana selaku Asisstant Manager Umum & CSR, Bambang A sebagai Assistant Manager SDM, dan Edi Saputra sebagai Staff CSR, Vernando – CDO. Dalam penjurian kali ini, PLN NP UP Rembang mengusung tema Pemberdayaan Masyarakat Pantura Menuju Rembang Gemilang “Menjadi Berdaya untuk Berjaya.”

“Untuk bisnsi PLN NP sendiri di khusus Jawa ini, kami memiliki empat regional. Untuk Jakarta dan Banten ada Muara Karang dan Muara Tawar yang memiliki market share 27%, Jawa Barat ada PLTU Indramayu dengan pangsa pasar 19%, Jawa Tengah ada PLTU Rembang, dan untuk Regional Jateng ini memiliki dua unit 2×300 MW dengan 35% pangsa pasar, dan Jawa Timur ada banyak pembangkit, seperti Gresik, Pacitan, Tanjungawar-awar, Paiton, dan lainnya, pangsa pasarnya tinggi sebanyak 63%,” terangnya.

BACA JUGA:   Tetap Solid, Perumdam Lawu Tirta Kembali Kandidat Peraih TOP BUMD Awards 2024

Dengan kondisi tersebut, manajemen PLN NP sendiri tentu saja memiliki berkomitmen untuk membangun bisnis berkelanjutan. Yakni dalam mengelola bisnis pembangkitan PLN NP ini, menekankan bahwa energi listrik yang dihasilkan merupakan energi bersih dan berkelanjutan.

Adapun, kata dia, penyediaan energi berkelanjutan yang disediakan yaitu pemenuhan kebutuhan energi yang dihasilkan tanpa mengorbankan sumberdaya alami atau lingkungan dan kemampuan generasi mendatang.

“Dan untuk UP Rembang ini terus mengembangkan instrument energi berkelanjutan melalui evolusi pembangkit konvensional, yakni Batubara menjadi pembangkit dengan teknologi biomassa, tenaga surya, dan ekspansi pembangkit listrik tenaga air di proyek PLN NP terbaru,” katanya.

Dengan terobosan-terobosan terbaru yang dilakukan PLN NP UP Rembang ini yaitu pemanfaatan saw dust atau serbuk kayu menjadi bahan bakar untuk co-firing (campuran bahan bakar) dengan total produksi MWh green biomassa sebesar 156.094,62 MWh (dari Maret 2021 hingga Maret 2924).

“Tentunya, program-program tersebut berkontribusi dalam aksi penanganan perubahan iklim dari sisi lingkungan. Dan saat ini, untuk saw dust pencampurannya baru 5%, kami targetkan akan bisa mencapai 10% dalam waktu tak lama lagi. Dan kami juga sudah melalukan alternatif lainya seperti biomass ampas tebu, sekam padi, dan sebagainya,” terang Jayadi.

Program CSR Unggulan

Tercatat, kata dia, ada tiga program CSR unggulan yang dikembangkan PLN NP UP Rembang ini. Bahkan tiga program CSR itu sudah berhasil meningkatkan kualitas Masyarakat dan alam sekitar. Dan akhirnya sukses mendulang penghargaan Proper Emas, sebuah penghargaan teringgi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk tiga tahun berturut-turut yaitu 2021, 2022, dan 2023.

Pertama, Wanita Berdaya Tani (WBT) meraih Proper Emas 2021

Ini merupakan program pemberdayaan masyarakat berfokus pemberdayaan perempuan. WBT dicetuskan untuk meningkatkan partisipasi Perempuan agar lebih berdaya. Beberapa kegiatan pemberdayaan seperti pengelolaan demplot dan KBD pertanian, pengelolaan ternak, pengolahan produk usaha dan BU SASBLI (Budidaya sisa sayur dan buah bikin lingkungan asri).

BU SASBLI merupakan inovasi kegiatan kelompok dalam pemanfaatan kembali limbah sayur untuk dibudidayakan Kembali.

“Tujuan program ini untuk mendukung pembangunan perekonomian berbasis pertanian yang berkelanjutan sebagai bentuk tanggung jawab sosail Perusahaan,” ujar Jayadi.

Dengan keunggulan dan manfaatnya adalah: Pemberdayaan yang inklusif dengan memberdayakan > 65 orang Perempuan di Masyarakat; Peningkatan penghasilan untuk anggota kelompok; Kontribusi terhadap lingkungan dengan BU SASBLI membantu pengelolaan dampak risiko pencemaran lingkungan akibat gas rumah kaca; Menciptakan siklus lingkaran pangan keluarga berkelanjutan melalu IBU SASBLI.

BACA JUGA:   KURDA GAS, Senjata BPR Bank Daerah Gianyar Hadapi Rentenir

Adapun dampak positif dari program WBT dari sisi sustainability compass adalah:

  • N (Nature): Kurangi sampah sisa sayur 1800 kg setara terbentuknya 800 kg gas co2 equivalent; Memanfaatkan 395 kg sampah plastic.
  • E (Ecology): Kurangi angka kemiskinan di 3 desa lokasi program WBT dengan rata-rata prosentasi sebesar 3,46%; Memiliki 20 varian produk olahan pamgan dengan omset sebesar Rp285 juta.
  • S (Society): Membantu pengobatan anggota kelompok yang sakit; Kas kelompok memfasilitasi pinjaman untuk modal atau dana darurat anggota.
  • W (Wellbeing): Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu anggota melalui 16 pelatihan.

Kedua, Lentera Kisik (Proper Emas 2022)

Ini adalah program pemberdayaan masyarakat pesisir yang mengatasi masalah rendahnya kualitas literasi masyarakat akibat pandemi Covid-19. Program ini berhasil meningkatkan kualitas literasi yang signifikan yang berpengaruh kepada kualitas prestasi akademik dan non akademik dari anak-anak wilayah binaan, kemudian program ini juga dapat mengubah kawasan pesisir kumuh menjadi kawasan wisata yang berpengaruh terhadap pendapatan kelompok.

Adapun tujuan program ini, kata dia, mendukung pengembangan ekonomi, lingkungan, dan pendidikan yang berkelanjutan di dalam masyarakat.

Dengan keunggulan dan manfaatnya adalah: Meningkatkan pendapatan anggota kelompok; Memberdayakan Masyarakat miskin yang tidak memiliki pekerjaan sebanyak 7 orang; Mengubah Kawasan pesisir kumuh menjadi Kawasan wisata; Memanfaatkan PLTS sebagai peningkatan potensi EBT di Kawasan pesisir; Memberdayakan sebanyak 40 anak-anak dan 2 anak berkebutuhan khusus memiliki domino effect kepada UMKM sekitar untuk mendapatkan tambahan penghasilan; Program dicetuskan berdasarkan analisis dasar hidup.

Sedangkan untuk dampak positif dari program Lentara Kisik dari sisi sustainability compass adalah:

  • N (Nature): Bersih sampah sebanyak 58 kali melibatkan 126 stakeholder; Kurangi sampah laut sebanyak 16.300 kg; Menjaga 6000 m2 kawasan pesisir dari sampah; 18,6 ton FABA untuk Pembangunan infrastruktur; Memanfaatkan energi hijau sebanyak 351,4 kwh.
  • E (ecology): Unit Café Kisik memiliki pendapatan Rp180 juta; Memberdayakan 7 masyarakat rentan tidak memiliki pekerjaan; Melibatkan 25 UMKM mitra; Kafe memberikan kontribusi 15,73% untuk kegiatan kelompok.
  • S (society): Meningkatkan prestasi 37 anak baik akademik maupun non akademik; Kas kelompok memberikan dana pinjaman untuk anggota; Memberdayakan 2 anak berkebutuhan khusus.
  • W (wellbeing): Meningkatkan kemampuan kapasitas 35 anggota dengan 14 jenis pelatihan; Akses literasi gratis kepada Masyarakat; sebanyak 3.000 koleksi buku di TBM.
BACA JUGA:   Konsisten Dukung Program Keberlanjutan, Ini Komitmen Tinggi DSSP Power Indonesia dalam Ber-CSR

Ketiga, Dewi Sri Wardani (Desa Wisata Sendangsari dan Wanita Berdaya Tani Bersinergi), Proper Emas 2023

Program ini merupakan program budaya lokal dan pertanian di Desa Sendangsari. Integrasi Dewi Sri Wardani menjadi wadah memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan pertanian dan pengembangan budaya lokal.

Inovasi seperti MBAH DALANG, MBAH DAKIR, MBAH BERSERI merupakan pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai dan menjadi konsep atraksi yang ditawarkan di paket desa wisata. Kegiatan bersama ini memberikan dampak positif untuk peningkatan pendapatan, lingkungan, dan sosial.

“Selain itu, dalam program integrasi ini juga menjadi perwujudan implementasi CSV melalui pemanfaatan limbah FABA (fly ash bottom ash) dari Perusahaan menjadi produk bernilai untuk pemasukan kelompok,” terangnya.

Dengan tujuan dari program ini adalah mendukung pembangunan ekonomi, sosial, lingkungan, dan budaya berkelanjutan di dalam Masyarakat.

Sedangkan untuk keunggulan dan manfaatnya: Meningkatkan penghasilan anggota kelompok dan pegiat seni; Berhasil mengembangkan kesenian local dengan terciptanya 4 karya orisinil dari Desa Sendangsari; Dapat memanfaatkan limbah ternak menjadi produk bernilai yang dapat berdampak kerpada linkungan dan peningkatan pendapatan; Implermentasi CSV dengan berhasil memanfaatkan limbah Perusahaan FABA menjadi produk bernilai guna untuk meningkatkan pendapatan kelompok.

Dengan dampak dan sustainability compass Dewi Sri Wardani, adalah:

  • N (Nature): Sebanyak 10 ton FABA untuk pengelolaan produk kerajinan; MBAH DALANG memanfaatkan 10.300 kg limbah ternak setara mencegah terbentuknya 3.800 kg GRK.
  • E (Ecology): Paket wisata memberikan pendapatan Rp19.990.000; Tujuah varian produk memberikan pendapatan Rp80 juta; Rumah Solop memberikan pendapatan Rp9.880.000; Pelatihan seni memberikan pendapatan Rp13.500.000; Memberikan tambahan pendapatan untuk pegiat seni; Memberdayakan 15 masyarakat rentan.
  • S (Society): Menciptakan pembelajaran seni inklusif dengan sasaran 20 anak kebutuhan khusus; Memfasilitasi pinjaman anggota total asset Rp10,2 juta.
  • W (wellbeing): Memberdayakan 60 anggota kelompok; Perubahan karakteristik desa wisata menjadi desa wisata maju (telah dinilai oleh Kemenparekraf); Sebanyak 4 karya orisinil (Tari tri karya boga, lagu Sembodo, tari tiga warna, dan wayang alang-alang); Memberikan akses hiburan gratis kepada Masyarakat; Memberikan akses literasi melalui Warung Literasi.

“Dengan program-program tersebut tentu saja berdampak psoitif ke Perusahaan yakni mendukung bisnis berkelanjutan, karena program tersebut mendukung perbaikan lingkungan hidup di sekitar area perusahaan melalui pengendalian risiko pencemaran lingkungan terutama efek GRK. Kemudian juga mendukung penerapan ESG dan pencapaian skor GCG korporat,” pungkas Jayadi.

Tags: PLN NP UP RembangTOP CSR Awards 2024
Previous Post

Inilah Ragam Program Unggulan PT Hutama Karya Berbasis SDGs

Next Post

Perjalanan Dekarbonisasi: Inspirasi KPI Membuka Jalan ke Masa Depan Hijau

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR