TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Top, Setelah Lama Tak Bagi Dividen, RUPST NIKL Setuju Tebar Dividen 30% dari Laba Bersih

Busthomi
31 March 2022 | 17:17
rubrik: Capital Market
Kuasai Pasar, Latinusa Masih Andalkan Industri Mamin

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness — Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pelat Timah Nusantara (Latinusa) Tbk (NIKL) menyetujui rencana perseroan yang akan membagikan dividen tunai sebesar 30 persen dari jumlah laba bersih di 2021 yang sebesar US$ 5,86 juta.

“Kalau tidak salah, kami terakhir membagikan dividen di 2013. Jadi memang sudah lama sekali kami tidak membagikan dividen,” kata Direktur Utama Latinusa, Jetrinaldi dalam Public Expose usai RUPST 2022 yang digelar secara daring, Kamis (31/3).

Dia mengatakan, selama ini para pemegang saham NIKL berharap bisa menerima dividen, maka pada tahun ini RUPST merealisasikan pembagian dividen tunai sebesar 30 persen dari total laba bersih di 2021. “Dividen per sahamnya sebesar USD0,000697,” ucap Jetrinaldi.

Pada dasarnya, kata Jetrinaldi, perseroan menginginkan agar seluruh laba bersih 2021 akan dimanfaatkan untuk memperkuat struktur permodalan NIKL.

“Tetapi, kami menyadari bahwa Latinusa sudah cukup lama tidak membagikan dividen. Maka, kami mengajukan kepada pemegang saham untuk pembagian dividen,” ujarnya lagi.

Dia memaparkan, para pemegang saham untuk menerima dividen tunai NIKL adalah investor yang namanya tercatat pada Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 12 April 2022. Sementara itu, pembayaran dividen direncanakan akan dilakukan pada 4 Mei 2022 nanti.

Dalam pemaparannya, Jetrinaldi menyampaikan bawah di sepanjang 2021 nilai penjualan NIKL mencapai US$ 210,74 juta atau bertumbuh 45,61 persen (year-on-year).

“Peningkatan kinerja ini merupakan dampak dari kenaikan volume penjualan, berkat tingkat permintaan yang kuat maupun peningkatan harga jual yang mengikuti tren pergerakan harga global,” tuturnya.

Lebih jauh ditegaskannya, terkait target penjualan di 2022 ini akan diupayakan pada strategi mempertahankan dominasi pangsa pasar melalui strategi yang terkonsentrasi melayani segmen konsumen prima, khususnya industri makanan dan minuman.

BACA JUGA:   Raih Laba Rp 2,5 T, PWON Bagi Dividen Rp 337 M

“Makanya, capex (belanja modal) di 2022 ini dialokasikan sebesar US$ 2 juta yang akan difokuskan pada upaya mempertahankan produktivitas dan kualitas produk,” pungkas Jetrinaldi sembari menyebutkan bahwa sumber dana capex ini berasal dari kas internal NIKL.

FOTO: Istimewa
Tags: dividenNIKLpt latinusaRUPST
Previous Post

NPL Akseleran Termasuk Terendah di P2P Lending

Next Post

Sinergi, Kunci Keberhasilan BPR Bank Lumajang Mencapai Target

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR