Jakarta, TopBusiness—Perumda BPR Bank Jogja merupakan BPR di Indonesia yang pertama kali punya layanan ATM tanpa kartu.
“Kalau bank umum punya layanan ATM seperti itu, sudah lazim. Tetapi tidak demikian dengan di BPR. Dan Bank Jogja merupakan BPR yang pertama punya layanan ATM tanpa kartu di Indonesia,” kata Direktur Operasional dan Bisnis Bank Jogja, Angga Prabudya Santosa, saat presentasi untuk Dewan Juri Top BUMD Awards 2022, yang digelar Majalah TopBusiness bersama sejumlah lembaga (8/4/2022).
Angga menjelaskan bahwa ATM tanpa kartu merupakan salah satu bentuk pengembangan produk lanjutan oleh Bank Jogja. “Kami sudah masuk ke electronic banking.”
Kemudian, Angga menjabarkan sejumlah indikator kinerja keuangan terbaru Bank Jogja. Laba pada tahun 2021 senilai Rp16,8 miliar. Sedangkan untuk setoran PAD (pendapatan asli daerah) senilai Rp7,1 miliar.
Kemudian, kredit disalurkan pada tahun 2021 di Rp180,65 miliar. “Adapun targetnya di Rp101 miliar. Jadi, kami melebihi target,” Angga berkata.
Pada tahun tersebut, aset Bank Jogja di Rp927,41 miliar. Sedangkan targetnya lebih rendah yaitu di Rp888,55 miliar.
Angga pun merinci porsi kredit untuk UMKM di tahun 2021. Kredit tersebut senilai Rp146 miliar. “Kalau kita bandingkan dengan modal disetor Bank Jogja yang Rp119 miliar, maka kredit UMKM tersebut besarnya 122%,” kata dia.
Rasio LDR Bank Jogja pada tahun 2021 di 84,66%. Rasio BOPO di 78,95%. Kemudian, rasio NPL net, ada di 2,25%. Untuk RoA, di 1,86%. “Jadi, status Bank Jogja saat ini, ‘sehat’,” Angga berkata.
