Jakarta, businessnews.id — Bank Mandiri untuk tahun 2013 membukukan laba sebesar Rp 18,2 triliun. Angka itu tumbuh 17,4 persen ketimbang tahun 2012 yang senilai Rp 15,5 triliun. Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Budi G. Sadikin di Jakarta sore tadi.
Menurut Budi, angka itu dicapai melalui pertumbuhan penyaluran kredit. Pada tahun 2013, tumbuh sebesar 21,5 persen atau senilai Rp 472,4 triliun. Sedangkan pada tahun 2012 lalu Rp 388,8 triliun. “Pertumbuhan kredit itu mendorong peningkatan aset menjadi Rp 733,1 triliun dari Rp 635,6 triliun,” kata dia.
Penyaluran kredit Bank Mandiri ke sektor produktif tumbuh 23,3 persen mencapai Rp 360,4 triliun. Itu dengan pertumbuhan kredit investasi sebesar 17 persen. Sektor listrik, gas, dan air, mencatat akselerasi pertumbuhan sebesar 22,6 persen; sementara sektor perdagangan, restoran, dan hotel, sebesar 26,8 persen.
Pertumbuhan laba, kata Budi, juga didukung oleh pertumbuhan fee based income sebesar 18,6 persen atau sebesar Rp 14,5 triliun. (ZIZ)
