Jakarta, TopBusiness—Colliers memublikasikan Asia Pacific Market Snapshot Q1 2022. Di situ, sejumlah hal dipaparkan oleh konsultan properti global tersebut.
Ringkasan riset yang diterima pada kemarin malam oleh wartawan Majalah TopBusiness, menjelaskan bahwa sebagian besar pasar properti di Asia-Pasifik meneruskan pemulihannya.
“Dan hal tersebut dipimpin oleh sektor perkantoran dan segmen industri. Dua jenis properti tersebut mencari transaksi lanjutan di kuartal selanjutnya,” kata John Howald, Executive Director and Head of International Capital, Capital Markets and Investment Services Asia-Pacific, Colliers.
Dicontohkan bahwa, di Australia, penghapusan pembatasan untuk bekerja dan bepergian, memicu transaksi melebihi UDS1 miliar pada pasar perkantoran di Sydney dan Melbourne.
“Sedangkan di China, permintaan ke ruang kantor pun naik. Termasuk di situ adalah permintaan ke business parks. Sejumlah kota mencatatkan transaksi RMB11 milar atau setara USD1,7 miliar,” Howald berkata.
Howald pun mengatakan bahwa di kuartal empat 2021, pemulihan pasar properti telah dimulai. Dan di kuartal pertama 2022, pemulihan tersebut benar-benar dimulai untuk mendapatkan momentum di banyak negara.
“Di saat properti perkantoran dan segmen industri saat ini memimpin aktivitas transaksi, perbaikan sentimen bisnis dan kebijakan propertumbuhan oleh pemerintah di banyak negara Asia-Pasifik, akan sinambung menaikkan permintaan. Dan memicu transaksi di semua segmen,” papar Howald.
