Jakarta, TopBusiness—Berdasarkan atas data SurveySensum Ramadan Consumer Insight 2022, geliat konsumsi masyarakat naik signifikan, bahkan mendekati normal seperti sebelum pandemi.
“Persentase masyarakat yang menaikkan anggaran belanja Ramadan meningkat hingga 57% dibandingkan dengan tahun lalu, dan total anggaran belanja masyarakat pun naik 10% dibandingkan dengan tahun 2019, sebelum masa pandemi,” kata Director Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia Rudy Tandjung, hari ini secara tertulis.
“Kami senang melihat geliat perekonomian yang berangsur pulih sejalan dengan perilaku konsumsi konsumen yang terus meningkat,” kata dia.
Dijelaskan, Bank DBS Indonesia pun jeli mencermati pertumbuhan tren ini dengan mencatatkan beberapa perkembangan yang menggembirakan terkait dengan mulai pulihnya perilaku konsumen seiring dengan pelonggaran aturan Covid-19.
Perubahan gaya hidup pascapandemi dan selama Ramadan ini pun tak luput dari peranan perbankan digital yang turut mendukung kemudahan transaksi nasabah sehari-hari.
Hal ini sejalan dengan data transaksi ritel kartu kredit Digibank pada bulan Maret 2022 yang sudah mendekati normal dengan adanya peralihan ke platform e-commerce dan transaksi internasional, di mana total transaksi ritel mencapai 20% lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Dia mengatakan bahwa selama Bulan Ramadan 2022, Bank DBS Indonesia mengoptimalkan layanan full-fledged digital banking melalui aplikasi Digibank by DBS untuk memenuhi semua kebutuhan transaksi nasabah.
Melalui kapabilitas digital Bank DBS Indonesia yang kami sebut ‘This is DBS digibanking’, pihaknya optimistis bahwa nasabah dapat mengoptimalkan aplikasi digibank by DBS untuk kebutuhan perbankan sehari-hari. “Tidak hanya untuk mengecek saldo dan transfer, tetapi nasabah juga bisa berinvestasi sehingga dapat ‘level-up’ finansial mereka. Terdapat berbagai fitur yang memudahkan nasabah untuk melakukan transaksi perbankan secara mudah, nyaman, dan aman sesuai dengan prinsip kami, yaitu ‘Live More Bank Less’.”
