TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pertumbuhan Laba BRI Tahun 2016 Melandai Pada 3-5 Persen

Nurdian Akhmad
3 February 2016 | 20:16
rubrik: Ekonomi
Jakarta-Thebusinessnew. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)‎ menargetkan pertumbuhan laba bersih melandai tahun ini,yakni pada kisaran 3-5 persen , dari posisi laba sebesar Rp25,2 triliun. Alhasil, laba ditaksir bisa mencapai Rp25,95-26,46 triliun.
“Laba kita tidak akan tumbu‎h tinggi 3-5 persen di tahun ini, karena NPL coverage ratio kita masih sebesar 151,1 persen. Dengan modal kerja yang sehat, stabil, dan berkelanjutan serta didukung dengan jaringan unit kerja yang optimal,” tutur Direktur Utama Bank BRI Asmawi Syam, ditemui dalam acara pemaparan kinerja keuangan tahun 2015 di Kantor Pusat Bank BRI, Jakarta, Rabu (3/2/2016).
Posisi kredit, Asmawi menyebutkan, akan tetap meningkatkan portofolio kredit secara selektif dan prudent sesuai dengan kondisi perekonomian dengan kisaran target pertumbuhan sebesar 13-15 persen, dari posisi total kredit sebesar Rp558,4 triliun di 2015.
Adapun penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) tetap menjadi prioritas‎ dengan target penyaluran sebesar Rp67,5 triliun yang dialokasikan untuk KUR Mikro sebesat Rp65 triliun, KUR Ritel sebesar Rp6 triliun, dan KUR TKI sebesar Rp500 miliar.
‎”Untuk tingkat suku bunga KUR sesuai dengan ketentuan dari pemerintah, di mana per 1 Januari 2016 tingkat suku bunga KUR di semua sektor ditetapkan menjadi sebesar 9 persen per tahun atau turun dari tahun 2015 yang sebesar 12 persen per tahun dan 22 persen per tahun di 2014,” sebut Asmawi.
Selain itu, Bank BRI‎ juga akan tetap fokus dalam usaha penghimpunan DPK murah, disertai dengan upaya-upaya penguatan fee based income (FBI), dan pengembangan infrastruktur seperti launching BRISat di pertengahan tahun, ekspansi unit kerja di Timor Leste, serta peningkatan jumlah agen BRILink hingga 75 ribu agen di 2016.(az)

 

BACA JUGA:   Petrokimia Gresik Terapkan SNI, Dorong Daya Saing di Pasar Global
Previous Post

BRI Hongkong Akan Berstatus Cabang

Next Post

Indeks Surat Utang Pada Bulan Januari 2016 Naik 3,12 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR