Pernyataan itu disampaikan Gubernur BI, Agus Martowardojo di Gedung BI, Jakarta, Kamis (18/2). “Rapat Dewan Gubernur. Bank Indonesia pada 17-18 Februari 2016 memutuskan untuk menurunkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 7 persen,” kata Agus Marto.
Sementara itu, lanjut Agus Marto, RDG-BI juga memutuskan besaran suku bunga Deposit Facility menjadi 5 persen serta Lending Facility menjadi 7,75 persen.
“BI memutuskan juga menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) primer sebesar 1 persen dari 7,5 persen menjadi 6,5 persen,” kata Agus Marto.
Menurut dia, keputusan tersebut sejalan dengan adanya ruang pelonggaran kebijakan. moneter dan BI mengaku akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi di dalam negeri.