TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks Berpotensi Naik Tipis

Agus Haryanto
28 June 2022 | 06:58
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Selasa (28/06/2022) ini berpotensi naik tipis.

Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Naik Tipis Hari Ini.

Bursa AS ditutup melemah pada Senin (27/6). DJIA -0,2%, diikuti S&P500 0,3%, dan Nasdaq 0,7%. Pasar mengalami penurunan setelah sempat mencatatkan rebound tipis di pertengahan sesi perdagangan. Meski demikian, ada potensi penguatan pasar dalam minggu ini seiring dengan aksi rebalancing portofolio yang kemungkinan besar akan dilakukan investor di akhir 2Q22. Disamping itu, kami melihat sentimen pasar global mungkin membaik karena indeks futures AS sedikit menguat dalam perdagangan semalam. Rilis data ekonomi AS mendatang: indeks kepercayaan konsumen Juni (cons: 100,4; prev: 106,4) dan indeks harga rumah April (prev: 386,5).

Di pasar komoditas, minyak sawit naik 5,53% menjadi RM 4.922/ton, begitu juga nikel (3,66%), dan minyak Brent 2,2% menjadi USD115,6/bbl. Batubara turun 1,15% menjadi USD392,45/ton, sedangkan emas cenderung stagnan (-0,17%).

Pasar Asia ditutup menguat pada Senin (27/6): Nikkei 1,43%, Hang Seng 2,35%, Kospi 1,49%, dan Shanghai 0,88%. IHSG yang ditutup turun 0,38% menjadi 7.016,1 pada Senin (27/6). GOTO, CPIN, dan TOWR menjadi top leading movers, sedangkan TLKM, BBCA, dan MDKA menjadi top lagging movers.

Investor asing mencatatkan total net sell sebesar Rp 1,33 triliun, Rp 852 miliar di pasar reguler, dan Rp 462.2 miliar di pasar negosiasi. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBCA (Rp 326,6 miliar), disusul BBRI (Rp 188,9 miliar), dan INCO (Rp 149,4 miliar). Sementara itu, net buy asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh MDKA (Rp 99,4 miliar), PGAS (Rp 54,8 miliar), dan HRUM (Rp 54,7 miliar).

BACA JUGA:   Meroket 49,52%, Saham FILM Langsung Autoreject

Sebanyak 1.445 kasus baru COVID-19 dilaporkan di Indonesia kemarin (27/6) dengan positivity rate sebesar 2,7%, sedangkan pasien sembuh hari itu mencapai 1.637 (recovery rate: 97,2%, kasus aktif: 14.315).

“Kami memperkirakan IHSG mungkin akan naik tipis hari ini, didorong oleh menguatnya harga sejumlah komoditas, meskipun sentimen global masih kurang kuat (investor mungkin memilih menunggu rilis data ekonomi AS malam ini),” demikian tertulis.

Previous Post

Berbincang dengan Ronaldinho, Menko Airlangga Singgung Pemulihan Ekonomi RI

Next Post

Saham Hari Ini: Astra, PGN, Jasa Marga, Pakuwon

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR