Jakarta, TopBusiness—Perusahaan Regulated Agent PT Duta Angkasa Prima Kargo (DAPK) bekerja sama dengan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) menyelenggarakan pelatihan penyelidikan dan penyidikan, dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia perusahaan regulated agent dalam menunjang keamanan penerbangan. Demikian dijelaskan dalam keterangan tertulis yang diterima Majalah TopBusiness melalui pesan WA, pagi ini.
Pelatihan berlangsung selama tiga hari di kantor DAPK di Area Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin 4 Juli 2022 hingga Rabu 6 Juli 2022.
Direktur DAPK Brigjen TNI (Purn.) Moch. Djaja mengapresiasi dukungan Puspomad yang telah merealisasikan dukungan instruktur dan pelatih untuk kebutuhan peningkatan kualitas SDM di PT DAPK.
“Dengan kerjasama yang baik dan semangat para peserta, kita harapkan pelatihan ini bisa selesai dengan hasil yang memuaskan,” ujarnya.
Dia menjelaskan, PT DAPK memang membutuhkan materi-materi pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM para pejabat di lingkungan PT DAPK khususnya mengenai lidik dan sidik, karena memang selama ini mereka tidak dilatih, tapi kebutuhan di lapangan sangat diperlukan.
“Dalam hal penyelidikan dan penyidikan sangat diperlukan agar bisa mengantisipasi hal-hal yang dapat membahayakan perusahaan dan dalam konteks penyidikan khususnya untuk memeriksa para personel yang diduga melakukan pelanggaran aturan perusahaan maupun aturan hukum lainnya,” jelasnya.
Sementara Komisaris DAPK Mayjen TNI (Purn.) Unggul K. Yudoyono mengatakan bahwa PT DAPK adalah perusahaan yang bergerak di lingkup angkutan kargo yang secara langsung berhubungan dengan keamananan penerbangan. Sehingga diperlukan pelatihan untuk meningkatkan SDM PT DAPK agar lebih bertanggung jawab dengan keamanan penerbangan khususnya keamanan kargo.
“Bisa dibayangkan kalau para karyawan kita tidak bekerja secara profesional dan sesuai dengan standar yang diperlukan untuk memenuhi keamanan penerbangan tentu saja akan mengganggu sehingga diperlukan pelatihan meningkatkan kemampuan intelijen dan penyidikan untuk memenuhi standar keamanan penerbangan,” ujar Unggul.
Unggul berharap kepada para instruktur dan pelatih untuk memanfaatkan waktu pelatihan dengan memberikan yang terbaik kepada para peserta untuk meningkatkan kemapuan penyelidikan dan penyidikan secara internal. Juga kepada para karyawan yang mengikuti pelatihan agar memanfaatkan waktu pelatihan agar dapat menyerap materi pelatihan dengan baik.
