TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Cikarang Listrindo Terapkan Budaya GRC, seiring Peningkatan Capaian Laba

Albarsyah
6 July 2022 | 16:03
rubrik: Event
Cikarang Listrindo Terapkan Budaya GRC, seiring Peningkatan Capaian Laba

Jakarta, TopBusiness – PT Cikarang Listrindo Tbk (CL) sebagai perusahaan yang memiliki Private Power Utility (PPU) dalam bidang kelistrikan dan memiliki izin usaha penyediaan tenaga listrik umum (IUTPLU) memberikan layanan kepada seluruh pengguna energi di 5 kawasan industri terpadu dan terbesar di Indonesia ini yaitu kawasan industri Cikarang.

Cikarang Listrikindo memiliki beberapa pembangkit yang langsung dikelola secara andal mencapai 1.144 MW dan 3,2 MWp dan pembangkit Jababeka 864 MW dengan kepembangkitan PLTGU dan PLTG MM 2100, dan PLTU Babelan 280 MW serta pembangkit EBT dengan berbasiskan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap dengan kapasitas terpasang 3,2 MWp.

Dengan  tata kelola perusahaan yang baik yang disertai dengan membangun budaya kerja perusahaan dengan Good Corporate Governanve (GCG), dan budaya risk managment dan tata kelola dengan sangat baik. Tentunya dengan penerapan GRC serta risk management ini dengan sangat baik, dan menjadi  salah satu korporasi kelistrikan yang baru bisa listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) semenjak tahun 1993.

Perseroan dibidang kelistrikan ini satu-satunya di indonesia yang berhasil menerbitkan surat utang (bond) sebesar USD 550 juta dengan tenor 15 tahun. Ini bukti salah satu kepercayaan lembaga keuangan yang sangat meyakini bisnis Cikarang Listrikindo dengan memberikan jaminan bisnis yang berkelanjutan. Karena care akan penekanan karbon yang sebagai penyumbang efek rumah kaca. Oleh sebab itu Cikarang Listrikindo pun terus melakukan perubahan akan pembangkitan dengan menggunakan pembnagkit listrik yang ramah lingkungan. Saat ini sudah beberapa pembangkitannya menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT) seperti pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap sebesar 3,2 MWp dan pembangkit dengan berbahan bahan BIOMASA atau bahan baku sampah.

Tentunya management Cikarang Listrikindo ini sudah tidak diragukan lagi di industri kelistrikan serta pembangkitan, sudah hampir 279 tahun berkecimpung dalam industri baik di dalam negeri bahkan di luar negeri, track record team management Cikarang Listrikindo ini sudah tidak diragukan lagi.

BACA JUGA:   Kandidat Penerima TOP BUMD Awards 2025, Ini Potret Kinerja, Inovasi, dan Kontribusi BPRS Saruma Sejahtera

Bagi Cikarang Listrikindo “Risiko merupakan sebuah bencana” bagi management. Oleh sebab itu pula perseroan ini meletakkan risiko harus dapat dikelola dengan sangat baik dan bisa menjadikan perusahaan tumbuh dan berkembang dengan mengelola risiko ini dengan sangat baik.

Cikarang Listrikindo pun membangun manajemen risiko dengan langsung keterlibatan dari Board Direktur (BOD) dan juga Komisaris sebagai pemantau. Dengan keseriusan perseroan membangun budaya manajemen risiko ini maka terbentuklah” Dashboard Management Resiko”, dimana keterlibatan langsung seluruh direksi dan komisaris dalam menjalankan dan juga memantau manajemen risiko ini.

Ditegaskan Christanto Pranoto, Finance Director(CFO) & CORSEC, Ketua Tim Kepatuhan GCG, kami bangun dashboard management risiko ini langsung melibatkan para direksi dan komisaris. “Juga untuk menjalankan manajemen risiko ini juga kami turuni ke bawah hingga ke seluruh divisi bisnis dan juga management. Kami juga melakukan pemantauan dengan sangat ketat ke seluruh divisi tersebut dan juga seluruh team harus aktif memantau dan juga memberikan laporan ke atasannya agar risiko tersebut bisa di manajemen dengan baik”, tegas Christanto kepada Dewan Juri TOP GRC Awards 2022 melalaui daring di Jakarta, Rabu  (6/7/2022).

Terbangun budaya kerja GCG di Cikarang Listrikindo, maka perseroan memberikan kontribusi capaian penjualn dengan sangat baik. Misalnya, tahun 2020 sebesar USD 465,9 juta, dan tahun 2021 USD 514,9 juta dan juga membukan laba tahun 2020 USD 74,8 juta dan tahun 2021 USD 90,4 juta.

Foto: listrindo.com

Previous Post

Indeks Menjauhi Level Psikologis

Next Post

Ini Keberhasilan Implementasi GRC di Perum Bulog

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR