TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Berpotensi Rebound

Agus Haryanto
18 July 2022 | 06:12
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Ilustrasi harga saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness –  Indeks harga  saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan hari ini berpotensi rebound.

Daily Research Report oleh Samuel Research Team menyatakan bahwa   IHSG Berpotensi Rebound.

Pasar AS ditutup menguat Jumat (15/7) lalu  Dow Jones menguat 2,15%, S&P 500 1,92%, dan Nasdaq 1,79%. Pasar mendapat tenaga tambahan dari rilis laporan keuangan sejumlah emiten (diantaranya Well Fargo dan Citigroup) serta data awal sentimen konsumen dan penjualan ritel AS yang cukup memuaskan, yang tampaknya memberi keyakinan bagi investor bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunga sebesar yang ditakutkan sebelumnya.

Selain kelanjutan musim laporan keuangan (sejumlah emiten blue chip seperti Bank of America, Goldman Sachs, AT&T akan merilis laporan keuangan 2Q22nya minggu ini). Perhatian pasar global pada minggu ini akan tertuju pada pertemuan ECB yang akan digelar pada Kamis (21/7) waktu setempat, yang salah satunya akan membahas terkait kenaikan suku bunga acuan ECB.  

Pasar komoditas terpantau bergerak mixed pada Jumat (15/7). Minyak WTI flat di level USD 94,57/bbl, Brent 2,05% ke level USD 101,13/bbl, Harga batu bara melemah 0,84% ke level USD 406,55/ton, nikel menguat 3,07% ke level USD 19.802, dan CPO melemah 0,3% ke level MYR 3.632. Harga emas terpantau menguat ke level USD 1.706/toz).

Bursa Asia bergerak mixed pada Jumat (15/7) kemarin. Kospi menguat 0,37%, Nikkei 0,54%, sedangkan Hang Seng melemah 2,19%, dan Shanghai 1,64%. 

IHSG pada hari Jumat (15/7) ditutup melemah 0,57% ke level 6.651, dengan net buy sebesar Rp 56,7 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 758 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy Rp 814,7 miliar.  Angka net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh TLKM (Rp 313,4 miliar), BUMI (Rp 52,9 miliar), dan ARTO (Rp 50,2 miliar). Sementara itu, angka net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BMRI (Rp 406,2 miliar), BBNI (Rp 220,1 miliar), dan BBCA (Rp 124.9 miliar). Top leading movers adalah  TLKM, BEBS, dan BBRI, sedangkan GOTO, ASII, dan MDKA menjadi top lagging movers.

BACA JUGA:   Saham BNLI Masuk UMA

Terjadi penambahan 3.540 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada hari Minggu (17/7) dengan jumlah kasus sembuh yang lebih sedikit 2.574. Daily positive sebesar 5,82%; overall positive rate: 9,09%; infection rate: 0,4%; recovery rate: 97,0%; kasus aktif: 27.550.

Pagi ini Nikkei dibuka menguat 0,54% dan KOSPI dibuka 1,48%.

“Kami memperkirakan IHSG akan cenderung rebound pada hari ini, seiring dengan sentimen beragam dari pergerakan bursa global dan bursa regional,” demikian tertulis

Previous Post

BCA Life Raih Premi Rp755 Miliar di Semester Satu

Next Post

Cegah Pemanasan Global, Pertamina Dorong Kolaborasi Global Sukseskan Transisi Energi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR