Jakarta –Thebusinessnews. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan tren positifnya di sepanjang pekan ini dengan menguat 0,76% ke posisi 4.733,149 jika dibandingkan penutupan di pekan sebelumnya yang berada di level 4.697,560. Di hari terakhir pekan ini, IHSG menguat signifikan 1,60% yang membuat kapitalisasi pasar kembali melampaui Rp5.000 triliun atau tepatnya Rp5.025 triliun.
Berdasarkan pertumbuhan level IHSG, pasar modal Indonesia sendiri masih tercatat sebagai salah satu bursa saham yang memberikan imbal hasil di sepanjang tahun ini dibandingkan dengan bursa negara lain. Secara year to date, level IHSG telah 3,05% dan hanya kalah dibandingkan bursa Thailand yang tumbuh 4,27%. Sedangkan level bursa utama dunia lainnya tercatat masih terkoreksi seperti Malaysia (-1,72%), Korea Selatan/Indeks KOSPI (-2,10%), Inggris Raya (-2,45%), Philipina (-2,60%), Amerika Serikat/Indeks Dow Jones (-5,15%), Australia (-7,47%), Singapura/Indeks Straight Times (-8,09%), India (-11,37%), dan Hong Kong/Indeks Hang Seng (-11,64%).
“Sepanjang periode 22 hingga 26 Februari 2016, pemodal asing juga kembali mencatatkan beli bersih di pasar saham dengan nilai Rp3,85 triliun. Sehingga secara tahunan, aliran dana investor asing di pasar saham masih tercatat beli bersih dengan nilai Rp1,53 Triliun.” Ujar Kepala Divisi Komunikasi PT Bursa Efek Indonesia, Dwi Shara Soekarno dalam Siaran persnya,Sabtu(27/2/2016)
Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini mengalami perubahan 15,03% menjadi Rp 5,42 triliun dari Rp 6,38 triliun di akhir pekan lalu. Meski demikian. rata-rata volume transaksi harian di pekan ini mengalami kenaikan 7,40% dan rata-rata frekuensi harian turun 13,27%.3