Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Senin (01/8/2022) awal pekan ini berpotensi kembali melanjutkan koreksi.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Lanjut Koreksi.
Pada penutupan Jumat lalu (29/7), pasar AS bergerak menguat. Dow Jones menguat 0,97%, S&P 500 1,42%, dan Nasdaq 1,88%. Perhatian pasar global pada minggu ini akan tertuju pada rilis data nonfarm payroll bulan Juli dengan ekspektasi berada 250 ribu. Rilis laporan keuangan juga akan menjadi perhatian pasar dengan perusahaan seperti Nvidia, Caterpillar, Uber, Apple, dan Amazon.
Pasar komoditas terpantau bergerak cenderung menguat pada Jumat (29/7) pekan kemarin, minyak WTI 1,95% ke level USD 95,09/bbl, Brent 2,68% ke level USD 110,01/bbl. Sebaliknya, harga batubara melemah 0,85% ke level USD 407,9/ton, nikel menguat 9,25% ke level USD 23.854, dan CPO 8,06% ke level MYR 4.355. Harga emas terpantau flat di level USD 1.781/toz).
Bursa Asia bergerak cenderung melemah pada Jumat (29/7) kemarin. Kospi menguat 0,67%, Nikkei melemah 0,05%, diikuti Hang Seng 2,26%, dan Shanghai 0,89%.
IHSG pada hari Jumat (29/7) ditutup melemah 0,08% ke level 6.951, dengan net buy Rp 621 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 531,2 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy Rp 89,8 miliar. Angka net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan BMRI (Rp 306,7 miliar), TLKM (Rp 148,6 miliar), dan UNTR (Rp 124,9 miliar). Sementara itu, angka net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak ARTO (Rp 102,7 miliar), ASII (Rp 82 miliar), dan MDKA (Rp 78,9 miliar). Top leading movers adalah ASII, BMRI, dan UNTR, sedangkan GOTO, ARTO, dan BEBS menjadi top lagging movers.
Terjadi penambahan 4.205 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada hari Minggu (31/7) dengan jumlah kasus sembuh yang lebih banyak sebanyak 4.597. Daily positive sebesar 11,94%, overall positive rate: 9,07%, infection rate: 0,8%, recovery rate: 96,7%; kasus aktif: 48.703.
Pagi ini Nikkei dibuka melemah 0,11% dan KOSPI dibuka 0,44%. “Kami memperkirakan IHSG akan melanjutkan koreksi pada hari ini, seiring dengan sentimen beragam dari pergerakan bursa global dan bursa regional,” demikian tertulis.
