
Jakarta, businessnews.id — Anak perusahaan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri), PT Peruri Digital Security (PDS), menggandeng delapan institusi yang merupakan elemen strategis dalam industri e-money (electronic money).
Itu adalah PT Wahyu Kartumasindo International, PT Cipta Srigati Lestari, PT Multipolar, PT Jati Piranti Solusindo, PT Angkasa Pura I Logistik, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, GHL Malaysia, dan Hard Rock Café Jakarta.
“Kerja sama ini merupakan langkah strategis bagi kami untuk posisi sebagai satu-satunya anak usaha BUMN (badan usaha milik negara) yang melayani berbagai pihak dalam pengelolaan e-money,” kata Direktur Utama PDS, Kemal I. Santoso, di Jakarta hari ini.
Kemal mengatakan, pihaknya melayani berbagai segmen usaha, lembaga keuangan bank ataupun non-bank, pemerintahan, BUMN, dan lain-lain. “Untuk menjadi payment gateway yang netral, kami tidak berafiliasi dengan lembaga keuangan mana pun,” kata Kemal.
Lebih lanjut Kemal mengatakan, sampai saat ini PDS punya minimal empat lini bisnis.
Itu adalah smart card production and personalization; digital security and certificate of authority of transactions; card management system and smart loyalty management system; e-authentication and validation. (DHI/DHI)