Jakarta, TopBusiness – Tidak banyak perusahaan yang tetap tumbuh di tengah pandemi. PT Jamkrido Syariah adalah salah satunya. Perusahaan yang memiliki aktifitas bisnis Penjaminan atas pembiayaan berdasarkan prinsip syariah, Penjaminan Distribusi, Surety Bond, Kontra Bank Garansi, dan Custom Bond ini, tidak hanya mampu melewati pandemi namun dapat tumbuh dengan sangat baik di era pandemi.
Tidak tanggung-tanggung, PT Jamkrido Syariah mencatatkan kinerja yang mumpuni. Baik Laba, Volume Penjaminan, IJK Cash, dan IJK Akruel. Sementara itu Rasio Klaim dan Default Rate mengalami penurunan secara tahunan atau yoy.
Laba misalnya, tahun 2019 dicatat sebesar Rp 17.203.941.618. Tahun 2020 naik menjadi Rp 45.135.252.010, dan tahun 2021 naik menjadi Rp 168.157.082.185,66. Volume Penjaminan tahun 2019 dicatat sebesar Rp 28.786.010.386.603,80. Tahun 2020 naik menjadi Rp 32.337.227.921.250,70, dan tahun 2021 kembali naik menjadi Rp 55.081.997.842.382.
Untuk IJK Cash, tahun 2019 dicatat sebesar Rp 331.500.937.787,16. Tahun 2020 naik menjadi Rp 533.450.647.868,57. Dan tahun 2021 kembali naik menjadi Rp 1.000.108.759.104,43. Untuk IJK Akruel tahun 2019 dicatat sebesar Rp 213.379.854.011,15. Tahun 2020 naik menjadi Rp 290.961.070.924,08. Dan tahun 2021 naik menjadi Rp 688.615.366.025,73.
Sementara itu untuk Rasio Klaim, tahun 2019 dicatat sebesar 39,89%, tahun 2020 turun menjadi 29,15%, dan tahun 2021 menjadi 18,55%. Dan untuk Default Rate, tahun 2019 dicatat sebesar 0,30%, tahun 2020 menjadi 0,39%, dan tahun 2021 menjadi 0,23%.
Berkat Keberhasilan Menerapkan GRC
Dalam Penjurian TOP GRC Awards 2022, semua capaian tersebut dicatat berkat keberhasilan PT Jamkrido Syariah menerapkan GRC. Terlebih dukungan Direksi, Komisaris, dan Sekretaris Perusahan sangat besar dalam penerapan tersebut. Hal ini ditandai dengan keberhasilan perusahaan dalam mengimplementasikan GRC di dalam perusahaan. Baik misalnya, dalam Implementasi Manajemen Risiko maupun Implementasi GRC pada Tujuan Presidensi G20 Indonesia.
Keberhasilan tersebut juga ditandai dengan capaian nilai Risk Maturity Level PT Jamkrido Syariah pada tahun 2021 sebesar 3,4 yaitu pada Level III atau Defined berdasarkan penilaian dari konsultan. Selain itu perusahaan juga meraih Hasil Pemeringkat A+ dari Pefindo. Perusahaan juga dicatat berhasil menerapkan GCG pada perusahaan. Skor GCG perusahaan tahun 2021 dicatat sebesar 86,74 atau dalam kategori “Sangat Baik”.
Berkat Dukungan TI
Keberhasilan mengimplementasikan GRC di perusahaan tersebut, tidak lepas juga dari adanya dukungan Teknologi Informasi. Seperti dalam Bisnis maupun dalam GRC. Teknologi Informasi (TI) dalam mendukung Pengelolaan Bisnis yang diterapkan perusahaan dicatat ada 4. E-Klaim, ICPR (Integrated Corporate Performance Report), Online System, dan Mobile Jamsyar.
E-Klaim adalah aplikasi online klaim dengan tujuan membantu bagian klaim dan subrogasi dalam proses klaim lebih cepat. ICPR (Integrated Corporate Performance Report) adalah aplikasi penjaminan yang digunakan untuk proses bisnis utama perusahaan. Permohonan, persetujuan, penerbitan Sertifikat Kafalah, Laporan.
Online System adalah aplikasi untuk penjaminan untuk produk Multiguna, SCF, dan PEN. Mobile Jamsyar adalah aplikasi yang menyediakan laporan volume dan IJK Penjaminan secara realtime.
Sementara itu Teknologi Informasi dalam mendukung GRC adalah SIMR. Ia adalah aplikasi untuk mempermudah proses manajemen risiko dan monitoring risiko.
Untuk menjaga raihan yang dicapai, Perusahaan juga dicatat selalu melakukan perbaikan TC berdasarkan laporan dari penerapan MR, Kepatuhan dan Temuan Audit.
Penulis: Irawan Joko Nugroho
