Jakarta-Thebusinessnews. Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi pagi ini(3/3/2016)menyentuh level 4856 atau naik 20 point, dibanding penutupan kemaren (2/3/2016).Bahkan sempat menyentuh level 4868, dan banyak pelaku pasar mempertanyakan akankah IHSG akan kembali ke level 5000.
Namum hal itu tidaklah mudah,Bahkan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia ( BEI),Tito Sulistio secara berseloroh menyatakan akan jalan kaki pulang kerumahnya Jika IHSG tembus 5000.”Hari ini IHSG menembus rekor baru lagi di 4868,orang orang bilang apakah bisa sampai 5000? Sayabilang kalau 5000 gua jalan kaki deh pulang.” Ujar dia di Jakarta,Kamis(3/3/2016)
Namum ia menyatakan potensi untuk ke level itu terbuka lebar,sebab pertumbuhan emiten baru di Indonesia 24 persen dalam lima tahun terakhir.Jika angka diatas diakumulasikan dalam empat tahun mendatang maka jumlah emiten Indonesia akan menyusul Malaysia dan Singapura,atau ada 736 emiten.” Singapura jumlah emitennya minus satu persen dan Malaysai minus tujuh persen.” Ujar dia.
Untuk mendukung itu dia menilai perlu penguatan anggota bursa,sebab minimum MKBD-nya hanya 2 juta dolar Amerika Serikat,sementara minimum MKBD di Thailand 15 juta dolar AS, Singapura 125 Juta dolar AS,” Modal AB kita terkecil.” Ujar dia.
Jika mengacu kepada pasar modal di Jepang, AB dibantu oleh perusahaan pembiayaan sekuritas. Perusahaan itu, memberikan fasilitas margin kepada semua AB dan untuk semua saham dengan nilai margin tanpa batas .”Jadi kalau Broker di Jepang transaksi Rp 10 triliun namum hanya punya uang Rp 1 triliun maka jam 4akan di kasih Rp 9 triliun.” Cerita dia.
Ia menambahkan, dana perusahaan pembiayaan sekuritas itu berasal dari bank sentral.” Dengan sistem seperti itu akan membuat perutaran uang akan cepat.” Ujar dia. (Az)