TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Potensi Investor Pasar Modal Lima Tahun Kedepan Hanya 900.000 Orang

Nurdian Akhmad
3 March 2016 | 15:43
rubrik: Business Info
Jakarta-Thebusinessnews. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bursa Efek Indonesia terus berupaya meningkatkan jumlah investor modal,pasalnya jumlahnya saat ini baru 450.000 baik investor saham dan 250.000 investor reksadana.
Jika dibandingkan dengan pasar modal Jepang dengan 45 juta investor dan 4 juta yang aktif, sementara Singapura 1 juta Investor maka pasar modal Indonesia tergolong minim investor.”Kalau lihat angka ini malu kah kita? Sedikit,apalagi dari 450.000 imvestor saham yang aktif hanya 20.000 saja.” Ungkap Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Tito Sulistio di Jakarta, Kamis(3/3/2016).
Sementara jika tanpa melakukan usaha luar biasa maka hanya ada 900.00 orang berpotensi tambahan investor dalam lima tahun mendatang. Angka itu di dapat Tito dari hasil studi  BEI bekerjasama dengan lembaga survey AC Nielsen.” Studi ini melibatkan 2800 orang di delapan kota dengan metode kualitatif deskrestif .” Ujar dia
Setiap responden dipertanyakanapakah mengenal pasar modal,berminat menjadi investor dan kapan mau menjadi investor.”Hasilnya terdapat 900.000 orang berpotensi jadi investor.” Kata dia.
Ia menyadari kalau tanpa usaha luar biasa,potensi tersebut juga akan hilang dan bertambah .Sehingga Jika target mencapai 5 juta investor lima tahun mendatang secara teoritis tidak masuk akal.
Untuk Itu Tito mengajak untuk merubah fokus kearah mengoptimalkan investor yang ada.Misalnya saat ini ada investor saham lebih didorong untuk melakukan transaksi margin .” Kalau sekarang setlementnya T plus 3 sekarang kita bicara T plus 2.” Ujar dia.
Selain itu dengan melakukan sosialisasi dan edukasi, dengan memanfaatkan 155  pojok bursa di Kampus perguruan tinggi ,fasilitas ini dapat digunakan Anggota bursa dan perusahaan pengelola reksa dana untuk itu.” Kami minta ada orang AB dan Pengelola reksadana yang mengisi pojok bursa.”tutup Tito.(az)

 

BACA JUGA:   Kementerian PU Luncurkan Wajah Baru Perpustakaan, Dorong Peningkatan Literasi Infrastruktur
Previous Post

Tito Akan Pulang Jalan Kaki Jika IHSG 5000

Next Post

2020,Industri Transportasi Bernilai Rp 4396 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR