TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

ID FOOD Group Maknai Kemerdekaan untuk Majukan Pangan Indonesia

Albarsyah
18 August 2022 | 14:21
rubrik: BUMN
ID FOOD Group Maknai Kemerdekaan untuk Majukan Pangan Indonesia

Jakarta, TopBusiness – Holding pangan ID FOOD bertekad jadikan Nelayan, Petani, Peternak serta Insan BUMN Pangan sebagai Pejuang pangan agar pangan Indonesia pulih lebih cepat bangkit lebih kuat.

Hal tersebut dikatakan Direktur Utama Holding Pangan ID FOOD Frans Marganda Tambunan pada saat memimpin upacara HUT ke-77 Tahun Kemerdekaan RI di lokasi tambat labuh kapal nelayan Dermaga Barat Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Muara Baru Jakarta bersama Stakeholders Perikanan dan Insan Pangan ID FOOD Group. [17/8/2022]

“Sektor Perikanan potensi besar di Indonesia, ini perdana holding pangan ID FOOD Group menyelenggarakan

Upacara bendera memperingati HUT ke-77 tahun Kemerdekaan RI bersama Stakeholders Perikanan dan komunitas nelayan di Muara Baru Jakarta,”Jelas Frans kepada Top business.

“Kapal Nelayan disini tempat berlabuhnya para nelayan setelah mereka melaut dengan hasil tangkapan kekayaan laut berupa ikan pelagis seperti tuna, cakalang, tongkol, baby tuna, kembung layang dan cumi – cumi dengan kapasitas 30 GT keatas, sehingga potensi volume produksi sangat banyak, dan ini yang menjadi alasan kami menempatkan Nelayan sebagai Pejuang pangan dan menjadikan Dermaga Barat Pelabuhan Perikanan Muara Baru yang dikelola PT Perikanan Indonesia Member of ID FOOD sebagai pusat memperingati hari ke- 77 tahun Kemerdekaan RI BUMN Pangan ID FOOD Group,” Terang Frans.

Frans melanjutkan ID FOOD Group berperan hulu hilir sektor Perikanan. Di hulu perannya mulai dari menyediakan prasarana pendukung di area Pelabuhan Perikanan Muara Baru seluas sekitar 100 hektare terdiri atas 70 hektare lahan dan 30 hektare kolam perairan untuk tambat labuh tempat kapal nelayan menyandar. Selain itu ID FOOD group juga menyediakan cold storage untuk prasarana Nelayan dan pelaku usaha Perikanan dengan kapasitas 5000 Ton khusus di Pelabuhan Perikanan Muara Baru Jakarta serta penyediaan air bersih, listrik dan BBM, docking kapal Nelayan untuk membantu para nelayan maupun pelaku usaha perikanan.

BACA JUGA:   Hutama Karya Women Leaders Forum 2025: Perkuat Peran Pemimpin Perempuan lewat Pendekatan Holistik

Di hilir sektor perikanan, lanjut Frans, ID FOOD Group juga dipercaya Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mengelola Pasar Ikan Modern Muara Baru yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 13 Maret 2019 lalu.

“Untuk mengantisipasi krisis pangan, kondisi pangan di Indonesia harus pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat,

ID FOOD group memiliki amanah dari negara untuk memajukan pangan dalam negeri,”pungkas Frans.

Sebagai keluarga besar ID FOOD group, Ia pun berharap seluruh Insan BUMN Pangan untuk berkontribusi mewujudkan transformasi memajukan pangan Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama PT Perikanan Indonesia Sigit Muhartono mengatakan ketahanan sektor perikanan merupakan salah satu upaya mewujudkan kedaulatan pangan.

Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman ini merupakan sentra perikanan terbesar tidak hanya di Jakarta tetapi di Indonesia.

PT Perindo menyerap tangkapan nelayan. “Total mitra nelayan PT Perikanan Indonesia di seluruh Indonesia berjumlah 1.400 nelayan,” ungkap Sigit.

Sigit mengungkapkan produk ikan yang diserap PT Perikanan Indonesia dari nelayan ini merupakan bahan baku yang akan dilakukan pengolahan sebelum dijual. Dalam proses pengolahan, PT Perikanan Indonesia akan fokus ke arah hilirisasi produk untuk memaksimalkan nilai tambah.

Untuk mendukung ekosistem perikanan yang berkelanjutan, PT Perikanan Indonesia didukung dengan infrastruktur penunjang di seluruh cabang di Indonesia. Infrastruktur yang dimaksud yakni Unit Pengolahan Ikan, Cold Storage, Air Blast Freezer, pabrik es, docking kapal hingga pelabuhan perikanan berkelas samudera dan nusantara.

Previous Post

H2 2022: Ekonomi RI Diprediksi DBS Tumbuh 5,2%

Next Post

Menjalankan Amanat Hulu Migas Makin Agresif Menuju Target 1 Juta Barel

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR