Jakarta, TopBusiness—Perusahaan yang terdaftar sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia (BEI) yakni PT Adi Sarana Armada, Tbk., telah melakukan penandatanganan perjanjian pembiayaan dengan Bank Muamalat Indonesia.
Dalam keterbukaan informasi untuk otoritas bursa tersebut, hari ini, Corporate Secretary Adi Sarana Armada, Jerru Fandy Tunjunoan, mengatakan bahwa nilai pembiayaan tersebut di Rp300 miliar. “Itu merupakan fasilitas pembiayaan Line Facility al-Musyarakah (reimbursement),” kata Jerru.
Jerru menjelaskan bahwa pinjaman tersebut akan digunakan pihaknya untuk membelinya kendaraannya barunya.
Dengan fasilitas pembiayaan tersebut, kata dia, Adi Sarana mendapatkan kendaraan baru untuk disewakan kepada pelanggan.
“Di samping itu, pendapatan kami akan meningkat sehingga kegiatan usaha bisa lebih berkembang,” papar Jerru.
Sementara, berdasarkan data dari BNI Sekuritas, saham Adi Sarana Armada (berkode ASSA) yang ditransaksikan di BEI, pada sekitar jam 14.40 seharga Rp1.655 per lembar. Maka, nilai itu naik Rp15 daripada sebelumnya.
Sedari awal perdagangan hari ini sampai sekitar jam 14.40 tersebut, nilai tertinggi saham tersebut di Rp1.685. Sedangkan terendah di Rp1.640.
