TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pertamina Berdayakan Masyarakat, Angkat Budaya Lokal DIY lewat Batik

Albarsyah
19 August 2022 | 15:37
rubrik: CSR
Pertamina Berdayakan Masyarakat, Angkat Budaya Lokal DIY lewat Batik

Jakarta, TopBusiness – Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan, Pertamina memberdayakan kelompok pengrajin batik, khususnya yang berasal dari Dusun Jatisawit, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan program usaha batik, yang mengangkat tema nilai budaya khas DIY.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengungkapkan program tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang berada di sekitar lokasi operasi, salah satunya yaitu Fuel Terminal Rewulu.

“Program ini kami mulai sejak tahun 2018 dengan membina Kelompok Batik Sekar Jatimas yang beranggotakan 20 orang ibu rumah tangga dengan menjalankan sejumlah kegiatan di antaranya pelatihan, pendampingan, serta beberapa bantuan fasilitas produksi,” pungkapnya.

Sebelumnya, kata Brasto, kelompok masyarakat tersebut hanyalah ibu-ibu yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan tidak memiliki penghasilan. “Dengan adanya program ini tentu dapat menciptakan nilai ekonomi baru bagi masing-masing rumah tangga untuk menambah penghasilan keluarga,” katanya.

Selain menjadi tambahan penghasilan, menurut Brasto, melalui batik masyarakat juga dapat ikut berpartisipasi dalam pelestarian nilai budaya khas lokal. Dalam hal ini, nilai budaya DIY yang dituangkan ke dalam motif batik.

“Setidaknya ada 6 motif batik yang telah diciptakan oleh masyarakat melalui program ini, beberapa di antaranya motif Ronjati, Anggrek Bulan, dan Anggrek Tri Colour. Motif-motif tersebut juga telah kami dorong untuk didaftarkan hak paten agar dapat semakin dikenal oleh masyarakat luas,” ujarnya.

Brasto juga menuturkan, Pertamina terus mendorong kelompok pengrajin untuk berinovasi dalam kegiatan produksi batik, salah satunya dengan memanfaatkan pewarna batik alami yang ramah lingkungan.

BACA JUGA:   Lintasarta Dukung 8 Startup Binaan UGM

“Jika umumnya pewarna batik menggunakan cairan berbahan kimia, namun kelompok yang kami bina cenderung memanfaatkan tanaman dan tumbuhan di sekitar yang diolah menjadi bahan pewarna alami, sehingga lebih ramah lingkungan dan lebih hemat,” jelasnya.

Salah satu anggota Kelompok Batik Sekar Jatimas, Lilis bercerita kelompoknya mampu memperoleh keuntungan dari usaha batik yang dijalani setidaknya Rp 8.000.000 per bulan pendapatan kelompok atau Rp 550.000,- per bulan pendapatan anggota. “Melalui usaha ini kami dapat menambah pendapatan keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ucap Lilis.

Dirinya menyampaikan terima kasih kepada Pertamina atas bantuan dan pendampingan yang telah diberikan sejak tahun 2018. “Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Pertamina yang telah membantu kami mengembangkan usaha batik ini. Kami juga senang karena melalui batik yang kami buat dapat memperluas nilai-nilai dan identitas budaya daerah kami,” imbuhnya.

Wujudkan Komitmen ESG dan Kontribusi Terhadap SDGs

Brasto menjelaskan program CSR yang dijalankan bersama masyarakat ini merupakan wujud dari penerapan komitmen ESG (Environment, Social, Governance) yang dijalankan Pertamina.

“Selain itu program ini juga ikut berkontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs), utamanya pada poin 1 (Tanpa Kemiskinan), poin 4 (Pendidikan Berkualitas), poin 5 (Kesetaraan Gender), poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), dan poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim),” tutupnya.

Previous Post

Adi Sarana Dapat Pembiayaan Rp300 Miliar

Next Post

Di Akhir Pekan, Indeks Melemah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR