Ilustrasi/Istimewa
Jakarta, businessnews.id — Untuk menjaga pertumbuhan pembiayaan 10 persen di tahun 2014 dan kesehatan keuangan, Adira Finance terus berusaha mencari pendanaan jangka panjang.
Menurut Direktur Keuangan Adira Finance, I Dewa Made Susila, pendanaan jangka panjang tersebut bisa berasal dari penerbitan obligasi baru dan sindikasi perbankan luar negeri. “Kami akan terus mencari dana jangka panjang sedapat mungkin,“ ujarnya di Jakarta (Rabu, 12/2).
Selain untuk mendukung rencana pertumbuhan 10 persen tersebut, dana itu juga untuk menutupi obligasi utang jatuh tempo Rp 3,2 triliun di tahun 2014 ini.
“Namun untuk obligasi kami tidak terlalu khawatir karena saban bulan kami mengumpulkan sekitar Rp 1,1 triliun dari angsuran pembiayaan kendaraan bermotor.”
Sedangkan untuk mengatasi kenaikan BI Rate yang juga meningkatkan bunga kredit, pihaknya juga menaikkan bunga pembiayaan sebesar 2 persen secara rata-rata di tahun 2013. Untuk tahun 2014, pihaknya masih menunggu kebijakan BI Rate. “Jika BI Rate naik, kami akan menyesuaikan kembali.” (ABDUL AZIZ/DHI)
