Jakarta, TopBusiness—Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia telah menemui Menteri Perindustrian RI (Menperin) Agus Kartasasmita, untuk berdiskusi rencana investasi dan bisnis Daikin di Indonesia, belum lama ini. Saat ini, sejumlah perusahaan dari PT. Daikin Global di Indonesia yang telah melakukan produksi, yaitu PT Daikin Manufacturing Indonesia dengan produksi AC tipe ducting (lebih dari 5 HP) dan Air Handling Units (AHU).
Dalam keterangan tertulis dari Kementerian Perindustrian RI (4/9/2022), dijelaskan bahwa investasi baru dari Daikin, yaitu PT Daikin Industries Indonesia, akan memproduksi AC rumah tangga pada semester dua 2024.
Nilai investasi dari pembangunan pabrik AC yang berlokasi di GIIC Industrial Parks Bekasi tersebut adalah Rp3,3 triliun dengan kapasitas produksi sebesar 1,5 juta unit per tahun. Melalui investasi ini, diperkirakan Daikin mampu menyerap tenaga kerja sebesar 1.600-2.500 orang.
Sejalan dengan investasi AC dari Daikin tersebut, Menteri Perindustrian RI (Menperin) Agus G. Kartasasmita, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar untuk produk AC, baik untuk rumah tangga maupun AC komersial. Terlebih lagi Daikin merupakan merek besar dengan predikat market leader untuk pasar AC di Indonesia.
“Tentu hal ini menjadi langkah yang tepat bagi Daikin maupun brand besar lain untuk segera menanamkan modal dan berproduksi di Indonesia,” kata menteri tersebut.
