TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bima Laga Jadi Ketua Umum Idea Lagi

Achmad Adhito
23 September 2022 | 23:44
rubrik: Business Info
Serunya Serbuan E-Commerce di Indonesia

Ilustrasi (Sumber: Istimewa)

Jakarta, TopBusiness—Bima Laga kembali mendapat kepercayaan untuk menjabat Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) untuk periode 2022-2024. Penetapan Bima sebagai Ketua Umum idea dilakukan melalui Rapat Umum Anggota pada 20 September lalu.

Dalam keterangan tertulis yang diterima hari ini, dijelaskan bahwa setelah memimpin idEA selama periode 2020-2022, laporan pertanggungjawaban Bima Laga diterima dengan baik oleh peserta Rapat Umum Anggota. Bima dinilai berhasil membawa asosiasi ke ranah yang lebih luas dan membawa pengaruh signifikan pada proses pertumbuhan industri digital, terutama e-commerce di Indonesia.

Disebutkan, periode kepemimpinan pria yang juga menjabat sebagai VP Corporate Affairs Bhinneka ini cukup berliku lantaran harus membawa asosiasi dan juga industri digital melewati masa krisis pandemi Covid-19. Bersama pemerintah, idEA di bawah kepemimpinan Bima, menjadi partner strategis dalam mengawal penyelenggaraan Gerakan Nasional Bangga Indonesia. Gernas BBI telah berhasil mendigitalisasi pelaku UMKM lebih dari 12 juta unit.

“Gernas BBI merupakan langkah besar dalam perjalanan pertumbuhan industri digital, terlebih e-commerce. Lebih dari 12 juta pelaku UMKM yang onboard ke platform e-commerce menunjukkan besarnya pengaruh keberadaan industri ini dalam menopang ekonomi digital Indonesia,” kata Bima menjelaskan.

Tak hanya Gernas BBI, idEA di periode 2020-2022 juga menjadi mitra pemerintah dalam membahas berbagai kebijakan penting, baik itu RUU ataupun peraturan pemerintah, yang terkait dengan kebutuhan industri digital. Beberapa di antaranya adalah RUU Perlindungan Data Pribadi, permendag, permenkominfo, dan masih banyak lagi.

BACA JUGA:   Perkuat Bisnis, MMLP Gandeng Anak Usaha dalam Management Fee
Tags: bima lagaidea
Previous Post

Industri Dalam Negeri Hadapi Tantangan Baru Setelah Lolos dari Pandemi

Next Post

Diluncurkan, Properti Komersial Baru di Kota Deltamas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR