TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perkuat Layanan Otomotif di Pelabuhan, IPCC Rambah ke Bisnis PDC

Busthomi
4 October 2022 | 07:02
rubrik: Business Info
Kinerja IPCC Ikut Berkontribusi Pacu Kenaikan Ekspor di Juni

Jakarta, TopBusiness – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC Car Terminal / IPCC) yang saat ini sebagai bagian dari rantai pasok ekosistem (ecosystem value chain) industry otomotif mulai menggeluti peluang bisnis yang dapat dijajaki, salah satunya dengan memberikan layanan PreDelivery Center (PDC).

Dengan menangkap peluang bisnis tersebut, IPCC sendiri telah sejalan dengan semangat “Beyond The Gate” yang diusung pada tahun ini sejalan dengan telah terintegrasinya antara PT Pelabuhan Indonesia I hingga IV (Persero) menjadi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Agus Hendrianto, Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis menjelaskan, “Bicara mengenai supply chain, berarti kita akan lihat mulai dari hulu hingga hilir. Artinya, jika kita bicara mengenai industri otomotif maka kita harus lihat rangkaian kegiatan mulai dari kendaraan itu diproduksi dengan menggunakan bahan baku yang ada, lalu penanganan logistic dari komponen-komponen otomotif itu sendiri, lalu distribusi dan transportasi dari pabrik hingga ke end users.”

“Nah, IPCC dimana? IPCC berada di pengelolaan dan penyediaan Terminal dengan segala fasilitas, infrastruktur, dan berbagai sumber daya pendukung lainnya yang mendukung kegiatan transportasi dan  distribusi kendaraan,” katanya, dikutip Selasa (4/10/2022).

Sebagai bagian dari keluarga besar Pelindo (Holding), yang saat ini kepemilikan mayoritas saham IPCC berada di Sub Holding PT Pelindo Multi Terminal maka positioning IPCC memainkan peranan yang strategis sebagai supporting industri otomotif, termasuk bongkar muat otomotif.

Oleh karena peluang bisnis di bidang layanan bongkar muat kendaraan di Pelabuhan menyimpan potensi besar maka IPCC terus berinovasi dengan mengembangkan layanannya melalui layanan terintegrasi berupa Car(go) Distribution Management yang salah satunya ialah Layanan lapangan penumpukan kargo sebelum didistribusikan via darat.

“Layanan tersebut ialah PreDelivery Center (PDC). Layanan ini telah kami lakukan dengan didukung para human capital (SDM) yang telah memiliki standardisasi pelayanan berkelas dunia. Dukungan ini menjadi keharusan demi mewujudkan excellent operation di layanan yang disediakan oleh IPCC,” ungkap Agus.

BACA JUGA:   PUPR Siapkan Pembangunan SPAM Regional Benteng Kobema

Masuknya IPCC ke dalam layanan PDC merupakan bagian dari realisasi komitmen IPCC untuk menyediakan layanan-layanan pada ekosistem rantai distribusi kargo otomotif.

Ini merupakan langkah IPCC masuk ke dalam peluang bisnis baru dalam pengembangan bisnis layanan penampungan kendaraan yang dilakukan di luar Pelabuhan atau terminal.

Saat ini, Hyundai Motor Indonesia merupakan pelanggan perdana yang telah menggunakan layanan anyar dari IPCC ini. Dari kegiatan operasional di PDC yang telah dilakukan, pihak Hyundai Motor Indonesia merasa puas dengan kesiapan layanan, fasilitas, dan keamanan yang memadai serta kegiatan operasional lainnya yang disediakan oleh IPCC.

“Masuknya IPCC ke bisnis PDC ini melihat kian meningkatnya produksi kendaraan dan distribusi akan kendaraan tersebut ke area penumpukan sebelum dilakukan distribusi ke sejumlah outlet,” jelas dia.

“Maka dari itu, sebagai bagian dari spirit Beyond The Gate maka IPCC masuk ke bisnis PDC. Adapun area penumpukan ini biasanya dicari oleh para produsen kendaraan untuk menampung kendaraan setelah kendaraan tersebut di produksi. Tentunya ini menjadi cost tambahan bagi produsen kendaraan yang akan menempatkan kargo kendaraannya di luar pabriknya. Dengan adanya layanan PDC ini maka car maker bisa memanfaatkan layanan terintegrasi yang disediakan oleh IPCC alias paket layanan bongkar muat,” terang Agus.

Dengan melihat peluang tersebut, kata Agus, ke depannya tidak tertutup kemungkinan IPCC akan dapat menjalin kerja sama PDC tersebut ke sejumlah pabrikan otomotif.

FOTO: Istimewa

Tags: bisnis PDCIPCClayanan bisnis otomotifPT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk
Previous Post

Genjot Keuangan, Ini Strategi Kimia Farma di Paruh Kedua

Next Post

SIG Turut Berkontribusi dalam Penataan Trotoar Cantik di Ibukota

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR