Jakarta-Thebusinessnews. Pelaku pasar modal menyambut baik penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate 25 basis points(bps) . menjadi 6,75 persen. Hal itu terlihat dari indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan sesi pertama menyentuh level 4903 naik 17 point atau 0,3 persen.
Direktur PT Bursa Efek Indonesia(BEI),Nicky Hogan mengatakan bahwa kebijakan penurunan BI rate sangat mengeperasiasinya.Sebab investasi dipasar modal akan berkembang jika didukung tingkat suku bunga yang rendah.
“Kalau kita perhatikan penurunan BI Rate dari 7,5 persen sekarang 6,75 persen dalam 3 bulan ini dikuti pengguatan IHSG.” Ujar dia di Jakarta,Jumat(18/3/2016).
Bahkan ia mengklaim kenaikan IHSG tertinggi di dunia selama dua bulan belakangan ini. Sampai dengan tanggal 17 Maret 2016, IHSG naik 6 persen .” Saya rasa itu adalah satu dampak dari penurunan BI Rate.” Ujar dia.
Sementara dana asing masuk melalaui pasar modal terhitung awal tahun hingga saat ini mencapai Rp 3 Triliun. Sementara dari dalam negeri juga terdapat tambahan dana masuk ke pasar modal secara signifikan.”Paling tidak ada tambahan investor 30.000 orang sejak awal tahun 2016.” Kata dia.
Jika dibandingkan periode Januari- Februari pada tahun lalu terdapat kenaikan delapan persen tambahan investor baru.(az)