TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BBNI, PGAS, MDKA, dan ADMR Patut Dilirik Saat IHSG Berpeluang Menghijau

Busthomi
5 October 2022 | 08:47
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Ilustrasi harga saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Peluang kenaikan bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terbuka pada perdagangan Rabu (5/10). Secara teknikal, indikator berada di area oversold & closing di atas 5-Day MA.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar mengatakan, IHSG berada dalam trend bearish, selama di bawah 7.148. Sementara IHSG ditutup di atas 5 day MA (7.047). Indikator MACD menunjukkan netral, stochastic di area oversold, telah break pola bearish channel, candle bullish engulfing. Selama di atas support 7.047, IHSG masih berpeluang bullish, dengan target 7.149/7.250.

“Level resistance pada perdagangan hari ini di level 7.101, 7.149, 7.178, 7.256 dengan support di level 7.049, 7.000, 6.968, 6.925. Perkiraan range pada perdagangan Rabu (5/10) berada di 7.030 – 7.140,” tulis Andri dalam riset, Rabu (5/10/2022).

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra mengatakan, pada perdagangan Selasa (4/10) kemarin bursa regional Asia Pasifik mengalami penguatan mengikuti kenaikan bursa Amerika Serikat (AS) pada malam sebelumnya. Beberapa bursa seperti Kospi dan Nikkei mencatat kenaikan yang signifikan masing-masing 2,50% dan 2,96%.

Bank Sentral Australia menaikkan suku bunga sebesar 25 basis points (bps), di bawah ekspektasi. Hari ini Korea Selatan akan mengumumkan inflasi untuk September 2022 yang diperkirakan mencapai 5,7% year-on-year (YoY)

Dari AS, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat signifikan 2,80%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik 3,06%. Bahkan indeks Nasdaq menguat lebih tinggi, yakni sebesar 3,34%. Yield atau imbal hasil treasury AS 10 tahun turun ke level 3,63%, bahkan sempat menyentuh di bawah 3,6%, dibandingkan dari yield pada pekan lalu yang pernah mencapai lebih dari 4%

BACA JUGA:   Siap Lanjutkan Aksi Merger dan Akuisisi Menara, Mitratel Targetkan Laba Rp1,6 T di Tahun Ini

Berikut merupakan saham-saham rekomendasi BNI Sekuritas untuk perdagangan Rabu (5/10)

1.            PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)

Resistance : Rp 8.900, Rp 9.000, Rp 9.100, Rp 9.250. Support: Rp 8.750, Rp 8.650, Rp 8.500, Rp 8.350. Rekomendasi: SPECULATIVE BUY target Rp 9.000, Rp 9.200. Stop loss di bawah Rp 8.650.

2.            PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Resistance : Rp 1.775, Rp 1.810, Rp 1.840, Rp 1.890. Support: Rp 1.740, Rp 1.715, Rp 1.680, Rp 1.645. Rekomendasi: SPECULATIVE BUY target Rp 1.810, Rp 1.840. Stop loss di bawah Rp 1.700.

3.            PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

Resistance : Rp 4.040, Rp 4.100, Rp 4.170, Rp 4.260. Support: Rp 3.880, Rp 3.800, Rp 3.720, Rp 3.610. Rekomendasi: SPECULATIVE BUY target Rp 4.100, Rp 4.170. Stop loss di bawah Rp 3.800.

4.            PT Adaro Minerals Tbk (ADMR)

Resistance : Rp 1.890, Rp 1.920, Rp 1.965, Rp 2.050. Support: Rp 1.855, Rp 1.925, Rp 1.750, Rp 1.690. Rekomendasi: SPECULATIVE BUY target Rp 1.900, Rp 1.920. Stop loss di bawah Rp 1.800.

Tags: bni sekuritasihsgpasar saham
Previous Post

Otofrens Tawarkan Solusi Efektif Jual Mobil Sekunder

Next Post

Sesi Pembukaan, IHSG Tunjukkan Penguatan Poin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR