TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Alami Kelebihan Permintaan 1,6 Kali, Masa Penawaran Awal MKTR Capai Rp480 M

Busthomi
27 October 2022 | 14:40
rubrik: Capital Market
Pasar CPO Positif, Perusahaan Milik Bos Maktour Ini Yakin Raih Rp375 Miliar dari IPO

Pengusaha Fuad Hasan Masyhur (kelima dari kiri) yang merupakan bos dari Maktour hadir dalam paparan publik perusahaan miliknya, PT Menthobi Karyatama Raya Tbk yang bakal melakukan IPO di Financial Hall, Graha CIMB Niaga, Jakarta, Jumat (21/10/2022). FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness — Masa Penawaran Awal (bookbuilding) saham PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR) mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 1,6 kali atau sebesar 160% dari total yang ditawarkan pada Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO).

Perusahaan investasi bidang komoditi yang merupakan bagian dari Maktour Group ini dijadwalkan akan mencatatkan saham secara perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 4 November 2022.

Vice President Investment Banking PT Danatama Makmur Sekuritas, Denny Saliman, selaku Penjamin Emisi Efek (Underwriter) IPO MKTR mengatakan, kelebihan permintaan ini terjadi pada Masa Penawaran Awal yang berlangsung pada 17 Oktober 2022 – 24 Oktober 2022.

“Minat atas saham MKTR sangat tinggi. Hal itu ditandai dengan kelebihan permintaan yang mencapai 160% atau 1,6 kali dari jumlah emisi saham yang ditawarkan. Investor melihat bisnis yang dijalankan oleh MKTR memiliki potensi untuk terus bertumbuh dan berkembang sehingga berdampak pada minat investor atas saham yang ditawarkan oleh MKTR,” ungkap Denny dalam keterangannya, Kamis (27/10/2022).

Dari hasil Masa Penawaran Awal yang menawarkan harga mulai dari Rp100 sampai Rp150 juga sudah menghasilkan terbentuknya harga saham MKTR pada Rp120 per saham. “Dengan kondisi oversubscribed sebesar 1,6 kali maka sejauh ini minat atas saham MKTR mencapai Rp480 miliar,” ucap Denny.

Tahapan IPO MKTR berikutnya, lanjut Denny, yaitu akan dilakukan Masa Penawaran Umum Perdana Saham pada 28 Oktober sampai dengan 2 November 2022. Penjatahan atau alokasi saham juga sekaligus dilakukan pada 2 November 2022.

Berdasarkan prospektus IPO, MKTR pada proses Penawaran Umum Perdana Saham ini menawarkan sebanyak-banyaknya 2.500.000.000 (dua miliar lima ratus juta) saham biasa atas nama yang seluruhnya adalah Saham Baru dan dikeluarkan dari portepel perseroan. Jumlah tersebut mewakili sebanyak-banyaknya 20,83% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham.

BACA JUGA:   Tahun Politik, Penerbitan Obligasi 2019 Diprediksi Stagnan

Dengan penawaran harga saham antara Rp100 sampai Rp150 per saham maka jumlah seluruh nilai Penawaran Umum Perdaha Saham MKTR sebanyak-banyaknya adalah Rp375.000.000.000 (tiga ratus tujuh puluh lima miliar Rupiah).

Bersamaan Penawaran Umum ini, Perseroan juga menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya 2.500.000.000 (dua miliar lima ratus juta) atau sebanyak-banyaknya 26,32% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyatan pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham ini.

Direktur Utama MKTR, Harry M. Nadir, mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan publik, dalam hal ini para investor, atas tingginya minat mereka untuk menjadi bagian dari keluarga besar MKTR dengan membeli saham MKTR pada saat IPO.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas minat yang tinggi dari publik terhadap penawaran saham Perseroan. Tujuan dari IPO yang dilakukan Perseroan ini terutama adalah dalam rangka meningkatkan kapasitas sebagai perusahaan investasi di bidang agrobisnis dengan tata kelola yang berorientasi pada prinsip berkelanjutan (sustainability) sehingga bisa memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham,” kata Harry.

Saat ini, salah satu fokus bisnis MKTR adalah di industri kelapa sawit melalui empat entitas anak usaha yang terdiri atas: PT Menthobi Makmur Lestari, PT Menthobi Agro Raya, PT Menthobi Hijau Lestari, dan PT Menthobi Transtitian Raya.

Tags: ipoMKTRoversubscribedPT Menthobi Karyatama Raya Tbk
Previous Post

Pembiayaan Syariah Naik 11%, Laba UUS BTN Melambung 66%

Next Post

Penjualan Tembus Rp31,5 T, Unilever Kantongi Laba Bersih hingga Rp4,6 T di Kuartal III

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR