TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pembangkit Listrik Mandiri Dalam Kawasan Industri Hemat 415 Juta Dolar AS Pertahun

Nurdian Akhmad
22 March 2016 | 22:39
rubrik: Capital Market

Jakarta-Thebusinessnews. Kebutuhan dan permintaan daya listrik di  kawasan industri membuka peluang  investor kepembangkitan kelistrikan. Banyak keuntungan yang diperoleh dengan membangun pembangkit listrik di dalam kawasan tersebut. Pertama kepastian tegangan daya listrik tidak hilang, atau turun. Kedua, investasi pada jaringan transmisi lebih kecil, karena konsumen yang akan dialiri listrik jaraknya masih dalam satu kawasan.

Hal itu merupakan temuan  penilitian bersama General Elektrik (GE) dengan Price Water house Cooper (PwC). Menurut Country leader for GE Gas Power Systems, George Djohan, bahwa dengan swasembada pengembangan dan pengelolaan kelistrikan di kawasan industri ini akan memberikan keuntungan dalam penghematan biaya operasional 415 juta dolar AS dalam satu tahun. “Atau setara dengan 0,9 sen per Kilowat hours (Kwh).” Ujar dia di Jakarta, Selasa(22/3/2016)

Ia menambahkan, keuntungan lainnya akan  memberikan ketersedian kepastian pasokan listrik bagi kawasan industri tersebut.  lantas juga mengurangi loss atau kehilangan daya listrik, karena antara pembangkit dan pemakai terletak dalam satu kawasan, jadi ini keuntugan besar yang didapat bagi konsumen dan perusahaan pembangkit.

Lanjut George, bahwa potensinya pemeritah sedang gencar-gencarnya membuat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dalam rangka menuju Negara industry tersebut. Dimana Kementerian Perindustrian sudah menetapkan 13 kawasan industri dan 10 zona KEK di luar pulau Jawa, kesemua Kawasan indistri dan KEK ini sangat memerlukan infrastruktur kelistrikan. Sekarang ini sudah ada 23 industri pemurnian mineral (smelter) yang dibangun di dalam negeri, dimana industri Smelter ini sangat memerlukan energy kelistrikan sangat besar sekali, minimal 1 smelter ini memerlukan minimal 2 Giga Watt (GW

Sementara itu Wakil ketua Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia, Andri Doni menegaskan, bahwa Swasembada kelistrikan ini sangan memberikan manfaat yang sangat besar. Akan tetapi harus ada regulasi yang kuat dan pasti dalam pengaturan jual beli listriknya dengan pihak PLN tentunya. Karena saat ini belum ada peraturan yang kuat dalam pembelian listrik antara PLN dan industri pembangkit. “Kita dari MKI sudah memberikan masukan kepada PLN agar bisa melakukan pembelian dari pembangkit swasta dimana saja yang bisa langsung dengan transmisi jaringan PLN,” ujar dia. (ALB)

BACA JUGA:   BEI Suspensi ARCI
Previous Post

Bank Woori Siap Hadapi Bank Dengan Suku Bunga Kredit Rendah

Next Post

BRI. Mandiri dan Asuransi Sinar Mas Segera Buka Kantor Di Timor Leste

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR