Jakarta, TopBusiness—Perusahaan properti PT Indonesian Paradise Property, Tbk., kini menitikberatkan pengembangan proyek baru, ke properti mixed use. Persiapan untuk langkah tersebut sudah berlangsung dua hingga tiga tahun.
Hal itu dikatakan oleh Presiden Direktur dan CEO Indonesian Paradise Property, Anthony Prabowo Susilo, di Jakarta hari ini, dalam media gathering.
Anthony mengatakan bahwa setelah persiapan itu, Indonesian Paradise mulai proyek-proyek tersebut di tahun 2023. Kemudian, proyek tersebut masuk ke pasar pada tahun 2025.
“Jadi, saat pasar tiarap, kami justru bergerak. Mayoritas proyek kami tersebut akan masuk pasar di 2025 atau 2026,” dia menjelaskan.
Kemudian, ia menjelaskan sejumlah kondisi terkini Indonesian Paradise. Antara lain bahwa sekitar 20 persen dari pendapatan perusahaan tersebut, berasal dari pendapatan berulang (recurring income).
Dari sisi perusahaan properti yang telah menjadi perusahaan publik, kini Indonesian Paradise berada di urutan terbesar keenam. “Itu kalau kita hitung dari segi nilai kapitalisasi pasar,” Anthony mengatakan.
Indonesian Paradise telah berhasil melewati dengan baik masa Covid-19. “Saat pandemi pun, kami mengembangkan hunian high rise di Makassar.”
Ia menjelaskan bahwa, di tahun 2022, tingkat harga kamar hotel milik Indonesian Paradise, ada di titik tertinggi.
“Jadi, kekuatiran bahwa pasca-pandemi ada koreksi harga kamar hotel, tidak terjadi di hotel-hotel kami,” papar Anthony.
