Jakarta, TopBusiness—Faktor lokasi yang tepat merupakan hal penting bagi pengembang properti. Tetapi selain lokasi, ada faktor lain yang penting, yaitu kreativitas-inovasi dalam rancangan proyek.
“Jadi, syarat sukses bisnis properti, bukan sekadar modal besar,” kata Komisaris Indonesian Paradise Property, Agoes Soelistyo Santoso, di Jakarta hari ini, dalam konferensi pers.
Agoes menjelaskan bahwa sedari awal berdiri di tahun 2002, Indonesian Paradise Property menonjolkan faktor kreativitas-inovasi. Dengan demikian, Indonesian Paradise Property menjadi pengembang unggul yang berbasis kreativitas-inovasi.
Agoes kemudian mencontohkan keberhasilan implementasi kreativitas-inovasi itu, saat membangun proyek pertama di Tuban, Bali. Itu adalah Hotel Harris Tuban.
Pada tahun 2000, Tuban masih kawasan pemukiman. Tetapi, Indonesian Paradise berani membangun hotel di situ.
“Akhir 1990-an, traveling masih konsumsi orang kaya. Tetapi kami memprediksi bahwa orang menengah pun sejatinya butuh traveling,” kata Agoes.
Kemunculan penerbangan LCC (low cost carrier) lantas memudahkan orang menengah untuk traveling. “Maka kami masuk ke bisnis hotel untuk orang menengah di Tuban. Hotel bintang tiga plus.”
Hotel Harris Tuban kemudian menjadi trend setter di perhotelan nasional. “Saat ini, sudah ada sekitar 50 Hotel Harris,” kata dia.
