TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Menteri Hatta Rajasa Pertanyakan Peran Kelas Menengah

Nurdian Akhmad
15 February 2014 | 23:40
rubrik: Ekonomi
Hatta Rajasa (Dhit/BusinessNews)
Hatta Rajasa (Dhit/BusinessNews)

 

Tangerang, businessnews.id — Menteri Koordinator Perekonomian RI Hatta Rajasa memertanyakan peran kelas menengah di Indonesia dalam meningkatkan daya saing ekonomi. Bila kenyataannya kelas menengah sekadar menjadi kelompok konsumtif, perlu didorong untuk lebih produktif.

“Terlepas dari itu, kelas menengah di Indonesia jumlahnya tumbuh pesat,” kata dia dalam pembukaan Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Alumni Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (Hipa ITS) di Hotel Allium, Tangerang (Sabtu, 15/2).

Pertanyaan-pertanyaan kritis tentang kontribusi kelas menengah perlu diajukan. Sebab, bila ternyata kelas menengah tidak memberikan kontribusi itu dan tidak ada solusi untuk hal itu, Indonesia bisa masuk kepada jebakan negara berpendapatan menengah di Indonesia. “Sementara itu, Indonesia yang sekarang ada di negara lower middle income, ingin masuk ke tingkat yang lebih tinggi,” kata dia.

Bila kelas menengah diukur berdasarkan tingkat pendapatan masyarakat, terlihat bahwa jumlah kelas menengah semakin naik. “Kelas menengah yang tumbuh itu perlu didorong untuk semakin produktif,” Menteri Hatta Rajasa menegaskan.

Pertumbuhan pesat jumlah penduduk Indonesia tidak diiringi kenaikan jumlah pengusaha. Sementara, 50 persenan investor yang mengincar Asean sebenarnya ingin ke Indonesia. “Apakah kita hanya sekadar ingin menjadi partner asing? Tentu saja tidak. Dalam kesempatan ini, saya berharap bahwa alumni ITS menjadi agen pembangunan bangsa,” Menteri  Hatta Rajasa berkata. (DHI/DHI)

 

BACA JUGA:   Kawasan Industri Berperan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Tags: middle income trap
Previous Post

Neraca Pembayaran Triwulan Akhir 2013 Surplus

Next Post

Menteri Pendidikan Ingin Alumni ITS Jadi Pengusaha Sukses

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR