Jakarta, TopBusiness—Aktivitas transportasi dan akomodasi di Redtop Hotel, Jakarta, per 30 September 2022 telah naik 100% secara year on year atau ketika dibandingkan dengan per 30 September 2021.
Dalam hal tersebut, biaya transportasi-akomodasi hingga 30 September 2022 tercatat di Rp410,6 juta atau naik 100% secara year on year.
Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Utama PT Arthavest, Tbk., Yeremy Vincentius, dalam keterbukaan informasi untuk Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini.
Ia menjelaskan bahwa peningkatan biaya tersebut terutama disebabkan aktivitas hotel yang telah membaik dan kembali normal pasca-Covid-19. Tim sales dan marketing Redtop Hotel mulai kembali aktif mengunjungi klien dan calon klien potensial.
“Juga, mereka mulai mengikuti beberapa acara pameran seperti wedding expo dan lain-lain,” kata dia.
Kemudian, Yeremy Vincentius menjelaskan bahwa pihaknya per 30 September 2022 telah mencatatkan manajemen fee Rp14,9 miliar ke PT Redtop Hotel Management (RHM) selaku operator hotel tersebut. Berperan sebagai pembayar manajemen fee tersebut adalah PT Sanggraha Dika (SD) yang merupakan anak usaha dari Arthavest.
“Hubungan antara Arhavest dengan RHM, adalah entitas dengan pengendalian bersama,” dia menjelaskan.
