Jakarta-Thebusinessnews. Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) tengah mempersiapkan insentif bagi bank bank yang dapat melakukan efisiensi, hal itu di lihat dari besaran penurunan Biaya Operasi Pendapatan Operasi ( BOPO).
Hal itu disampaian Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad di Jakarta, Jumat(8/4/2016).” Jadi nanti ada formula diskon terhadap modal intinya di perkecil.” Ucap dia.
Ia melanjutakan, dengan demikian akan memberi ruang bagi bank yang mendapat insentif tersebut akan memiliki kapasitas dalam perluas jaringan kantor. “Artinya kalau dia dapat menurunkan BOPO dan NIM ke level tertentu dia dapat diskon lebih besar dan begitu seterusnya.”Terang Hadad.
Namum Hadad merinci lebih jauh besaran besaran ratio lebih rinci.hanya dia menyampaikan diskon itu akan memberi kelonggaran 40-50 persen dari modal pembukaan jaringan kantor.
Seperti diketahui pemerintah mendorong perbankan untuk menurunkan suku bunga kredit hingga dibawah sepuluh persen untuk itu OJK tengah menfasilitasi upaya tersebut dengan kebijakan insentif diatas.(az)