Jakarta, TopBusiness – Perumda Air Minum Tirta Aji, BUMD di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah yang bergerak dalam bidang pelayanan air minum, meningkatkan kinerja perusahaan dengan menerapkan kemandirian perusahaan.
“Kami telah melakukan beberapa proses bisnis secara mandiri, yaitu: pengembangan Teknologi Informasi, pengadaan, dan rekrutmen ODP,” kata Muhammad Sjahid selaku Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Aji di Penjurian TOP BUMD Awards 2023, Rabu, (25/1/2023) secara daring.
Perumda Air Minum Tirta Aji kembali menjadi Finalis ajang TOP BUMD Awards yang diselenggarakan majalah TOP Business didukung oleh sejumlah asosiasi, lembaga konsultan dan pakar di bidang manajemen bisnis dan otonomi daerah. Tema yang diangkat dalam TOP BUMD Awards 2023 adalah “Inovasi dalam Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD”.
Dalam Penjurian TOP BUMD Awards 2023, Muhammad Sjahid membawakan materi bertajuk “Tirta Aji Berbasis Kinerja.”
Sebagai informasi, ringkasan kinerja Perumda Air Minum Tirta Aji Tahun di tahun 2022 dengan Jumlah Langganan (SL) 108.626; Cakupan Layanan Teknis 34,05 persen dan Administrasi 32,09 persen; Tingkat NRW 24,33 persen; dan Kualitas Air Minum berupa Air Bersih.
Kepada dewan juri, Muhammad Sjahid menjelaskan kemandirian dalam pengembangan Teknologi Informasi (TI) berupa pembaharuan Billing System, juga sebagai salah satu upaya digitalisasi perusahaan.
“Billing System yang terintegrasi dengan semua bagian perusahaan, kami kembangkan sendiri. Pelanggan juga bisa membayar tagihan air secara online,” imbuhnya.
Inovasi terkait TI lainnya yang juga telah dikembangkan Perumda Air Minum Tirta Aji, lanjut Muhammad Sjahid, berupa pengelolaan Data Logger dan memanfaatkan media sosial dan website perusahaan sebagai tempat komunikasi, informasi, dan edukasi kepada pelanggan.
Untuk pengadaan, ia mengungkapkan bahwa pihaknya juga menjalankan secara mandiri. “Itu kami lakukan karena seringkali prasarana jaringan utama yang kami terima dari pemerintah pusat, spesikasinya tidak sesuai dengan yang kami butuhkan,” tuturnya.
Kemandirian berikutnya yang dijalankan Perumda Air Minum Tirta Aji, di bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu rekrutmen ODP (Office Development Program).
“Tahun ini, kami merekrut 22 orang untuk Program ODP yang kami kirim ke Akademi Teknik Tirta Wiyata (Akatirta) di Magelang,” kata Muhammad Sjahid.
Tidak hanya itu, untuk bidang manajemen kinerja telah dijalankan TABK (Tirta Aji Berbasis Kinerja) hasil penyaduran dari Hibah Air Minum Berbasis Kemandirian (HAMBK).
Capaian Direksi
Selain pembuatan Billing System, pencapain jajaran Direksi Perumda Air Minum Tirta Aji yaitu melaksanakan HAMBK, strategi peningkatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah Air Minum (BUMD AM) atau pemerintah daerah melalui pemberian hibah berdasarkan peningkatan kinerja yang terukur atau Performance Based Grant (PBG) dari Pemerintah Australia dari tahun 2020-2023.
HAMBK bertujuan meningkatkan kinerja BUMD AM agar dapat memberikan pelayanan yang berkualitas dan berkesinambungan kepada pelanggan dan meningkatkan akses air minum ke seluruh lapisan masyarakat.
HAMBK terdiri dari beberapa komponen dan indikator: Komponen Tata Kelola dengan Indikator Rencana Bisnis (RB); Komponen Efisiensi Operasi dengan Indikator Air Tak Berekening (ATR); Komponen Keuangan dengan Indikator Rasio Operasi (RO); Komponen Kualitas Pelayanan dengan Indikator Kualitas Air (KuA) dan Kontinuitas Aliran (KA); dan Komponen Khusus/Hibah untuk penanganan Covid-19 dengan Indikator Komunikasi, Informasi dan Edukasi serta Kepatuhan.
Turut mengikuti sesi Penjurian TOP BUMD Awards 2023 dari Perumda Air Minum Tirta Aji yaitu Nur Aziz selaku Direktur Keuangan dan Umum.
Sedangkan bertindak selaku dewan juri yaitu Wahyudin Zarkasyi dari Universitas Padjajaran, dan Ruslan Prijadi dari Universitas Indonesia.
Penulis: Teguh IS
