Jakarta, TopBusiness – PT. BPR BKK Kabupaten Boyolali, sebagai lembaga Keuangan Bank Perkreditan Rakyat, menyatakan selalu mencapai target kinerja yang telah ditetapkan oleh pemegang saham sebagaimana tertuang dalam Rencana Bisnis Bank (RBB).
Prestasi membanggakan itu diraih BPR yang sahamnya sepenuhnya dimiliki Pemerintah Kabupaten Boyolali ini, dengan memastikan kepatuhan terhadap pelaksanaan perundang-undangan dan lembaga otoritas yang berwenang.
Hal berikutnya yang selalu ditekankan manajemen dalam menjalankan operasional perusahaan yaitu memperhatikan prinsip kehati-hatian, efektivitas pelaksanaan tugas, dan menjamin adanya pedoman kerja atau SOP di semua lini pekerjaan.
“Tujuannya, agar tidak terjadi penyimpangan dalam pengambilan keputusan yang dilakukan oleh manajemen perusahaan,” kata Sri Haryanto, SE selaku Manajer Pemasaran BPR BKK Kab. Boyolali di Penjurian TOP BUMD Awards 2023, Rabu, (1/2/2023) secara daring.
Menurutnya, dengan memastikan semua hal tersebut berjalan dengan baik maka kinerja BPR BKK Kabupaten Boyolali selalu mencapai target yang telah ditetapkan oleh pemegang saham sebagaimana tertuang dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) BPR BKK Kabupaten Boyolali menjadi Finalis ajang TOP BUMD Awards yang diselenggarakan majalah TOP Business didukung oleh sejumlah asosiasi, lembaga konsultan dan pakar di bidang manajemen bisnis dan otonomi daerah.
Tema yang diangkat dalam TOP BUMD Awards 2023 adalah “Inovasi dalam Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD”.
Dalam Penjurian TOP BUMD Awards 2023, Sri Haryanto membawakan materi yang memaparkan kinerja bisnis BPR BKK Kabupaten Boyolali.
Kinerja Bisnis
Kepada Dewan Juri TOP BUMD Awards 2023, Sri Haryanto menjelaskan kinerja BPR terbesar nomor 2 di Kab. Boyolali ini.
“Untuk tingkat kesehatan bank, berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, tahun 2021 kami meraih skor 97,90 dan tahun 2022 skornya 98,00. Kedua skor itu artinya BPR BKK Boyolali statusnya ‘Sehat’,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan kinerja keuangan, “Sampai akhir tahun 2022, asset mencapai Rp268.239.330,- atau meningkat 100,35% dari tahun 2021,” ungkapnya.
Secara year-on-year (yoy), dana masyarakat yang berhasil dihimpun berjumlah Rp226.617.406,- atau meningkat 102,71%. Kredit yang disalurkan berjumlah Rp194.532.674,- atau meningkat 96,64%.
Pendapatan sebesar Rp39.645.950 atau meningkat 101,67%. Biaya tercatat sebesar Rp34.129.656 atau meningkat 101,91%. Sehingga di akhir tahun 2022, BPR BKK Boyolali meraih laba sebelum pajak sebesar Rp5.516.294 atau meningkat 100,18%.
Capaian Direksi
Dalam kesempatan ini, Sri Haryanto mengutarakan sejumlah inisiatif dari manajemen sehingga kinerja BPR BKK Boyolali meraih kinerja bisnis dan keuangan positif, “Pertama, koordinasi yang aktif diantara pemegang saham dan pengurus.”
“Kedua, konsolidasi secara menyeluruh dengan pemilik/pemegang saham maupun dengan pengelola/managemen dan karyawan secara berkesinambungan sehingga tercipta situasi kerja yang nyaman dan kondusif,” imbuhnya.
Bertindak selaku Dewan Juri TOP BUMD Awards 2023 yaitu Kusuma Prabandari dari Dwika Consulting; Melani K. Harriman dari Melani K. Harriman & Associates; Dwinda Ruslan dari Yayasan Pakem; Eri Sumiarso dari Sinergi Daya Prima; dan Satya Arinanto dari Fakultas Ilmu Hukum Universitas Indonesia.
Penulis: Teguh IS
