TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Jadi Emiten ke-17 di 2023, CHIP Sudah Targetkan Bayar Dividen 20 Persen

Busthomi
8 February 2023 | 14:28
rubrik: Capital Market
Jadi Emiten ke-17 di 2023, CHIP Sudah Targetkan Bayar Dividen 20 Persen

Jakarta, TopBusiness – PT Pelita Teknologi Global Tbk (IDX: CHIP) perusahaan yang bergerak dalam bidang aktivitas konsultasi dan perancangan IoT, serta Industri Smart Card baru saja mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia.

Perseroan melantai di bursa melalui aksi Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) dengan melepas sejumlah 200.000.000 lembar saham. Besaran saham itu setara dengan 24,81% dari modal disetor dan ditempatkan Perseroan, dengan harga Rp160 per lembar saham. Perseroan menunjuk PT Lotus Andalan Sekuritas selaku Underwriter.

Ardarini, Direktur Utama Perseroan menjelaskan, “Langkah perusahaan masuk Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui IPO adalah bagian dari strategi meningkatkan kapasitas pendanaan perusahaan dan tata kelola untuk lebih baik lagi.”

Kinerja perusahaan sampai Juli 2022 masih mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang positif. Ardarini menyatakan optimis dengan prospek bisnis Smart Card dan Aktivitas Konsultasi Informasi & Teknologi yang dijalankan perseroan saat ini.

“Seluruh dana bersih hasil IPO akan digunakan oleh Perseroan untuk modal kerja yaitu untuk biaya operasional. Di antaranya seperti pembelian bahan baku, biaya angkut, biaya kantor, biaya penjualan, gaji dan biaya sewa,” katanya, dalam keterangannya, Rabu (8/2/2023).

Catatan saja, Perseroan tidak memiliki rencana untuk melunasi utang kepada pihak terafiliasi dengan menggunakan dana hasil penawaran umum.

Setelah dilaksanakannya IPO, mulai tahun ini berdasarkan laba bersih 2022, perseroan berniat untuk melakukan pembayaran dividen sebanyak-banyaknya 20 persen dari laba bersih untuk masa yang akan datang.

Pembagian dividen harus tunduk dan mematuhi ketentuan dalam pasal 71 ayat (2) dan (3) UUPT yakni divide hanya boleh dibagikan apabila perseroan mempunyai saldo laba positif.

Wientoro Prasetyo – Direktur Utama PT Lotus Andalan Sekuritas (Lotus) yang merupakan salah satu Penjamin Pelaksana Emisi Efek memaparkan, “Perseroan mendapatkan izin efektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 31 Januari 2023. Selama masa penawaran umum tanggal 2 – 6 Februari 2023, saham PT Pelita Teknologi Global Tbk mendapatkan minat yang cukup positif dari para investor dan seluruh saham yang ditawarkan dapat terserap dengan baik.”

BACA JUGA:   Riyadh Group Siap Melepas 40 Persen Saham Lewat IPO

Selanjutnya, kata dia, dari aksi korporasi ini, Perseroan akan menerima dana segar sebesar Rp32 miliar dimana dana yang diraih dari IPO akan digunakan untuk working capital yaitu pembelian bahan baku, biaya angkut, biaya kantor, biaya penjualan, gaji dan biaya sewa.

Tags: CHIPipolistingPT Pelita Teknologi Global Tbk
Previous Post

BPD Sulawesi Tenggara Berlari Kencang Menuju Bank Layanan Global

Next Post

Cadangan Devisa RI Lebihi Standar Kecukupan Internasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR