TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bank Mandiri Gandeng Bank Asal Jerman Biayai Infrastruktur

Nurdian Akhmad
20 April 2016 | 22:20
rubrik: Finance

Jakarta-Thebusinessnews. PT Bank Mandiri Tbk ( BMRI ) sepakat untuk berkolaborasi dengan lembaga pembiayaan proyek dan ekspor asal Jerman, KfW IPEX-Bank untuk mendorong pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur. MoU ditandatangani oleh Direktur Finance&Treasury Bank Mandiri Pahala N Mansury dan Managing Director KfW IPEX-Bank Christian Bevc di Plaza Mandiri Jakarta, Rabu (20/4/2016).

Pascapenandatangan MoU tersebut, Bank Mandiri dan KfW IPEX-Bank akan mengkaji berbagai alternatif skema pembiayaan infrastruktur yang dapat dilakukan, termasuk skema join loan, syndicated loan, ECA covered loan, dan corporate lending.  Adapun proyek infrastruktur yang diincar antara lain transportasi dalam kota, pelabuhan dan bandara.

Kerjasama ini, menurut Pahala, cukup penting mengingat lembaga pembiayaan Jerman tersebut memiliki kapasitas permodalan dan pengalaman yang kuat di bidang infrastruktur sehingga diharapkan dapat menjadi alternatif solusi untuk mempercepat pengadaan infrastruktur.

“Di samping skema pembiayaan, tentunya kami juga akan berdiskusi untuk mengidentifikasi dan menentukan proyek-proyek infrastruktur yang berpeluang untuk memperoleh pembiayaan dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik proyek,” tutur Pahala.

Pahala menambahkan, pembangunan infrastruktur telah menjadi salah satu fokus utama pembiayaan perseroan seiring dengan program Nawacita Kabinet Kerja. Komitmen itu direalisasikan antara lain melalui pembiayaan ke sektor konstruksi yang pada triwulan pertama 2016 telah mencapai Rp19,5 triliun, tumbuh 2,3 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp19,1 triliun.(red)

BACA JUGA:   BI akan Terus Batasi Mata Uang Virtual
Previous Post

Telkomsigma Bidik 50 Bank Gunakan Arium Suites

Next Post

IIMS 2016 Catat Transaksi Rp 3,06 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR